Pertamina Jaga Pasokan BBM dan Elpiji

15
Dok/BP

Palembang, BP

Menjelang Ramadhan dan Lebaran 1438 H, Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel memprediksi terjadi peningkatan konsumsi BBM dan elpiji. Oleh karenanya Pertamina menyiapkan tim Satuan Penugasan (Satgas) untuk memastikan kondisi pasokan dan distribusi BBM serta elpiji aman. Pertamina juga terus menjaga kualitas produk dan layanan bagi masyarakat pada Ramadhan 1438 H.

Khusus di bulan penuh berkah, Pertamina meningkatkan layanan dengan memberikan takjil pada konsumen Pertamax menjelang berbuka puasa di SPBU Pertamina. Dan untuk meningkatkan kenyamanan konsumen yang kebetulan beribadah di mushala SPBU, Pertamina juga merenovasi dan merawat mushala- mushala yang ada.

“Di sisi pasokan, untuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan bakar serta elpiji di masyarakat Pertamina menyiapkan tim Satuan Petugas (Satgas). Satgas ini akan bekerja intensif sejak H-15 hingga H+7 Lebaran dan pada hari-hari libur Idul Fitri guna memonitor kondisi dan mengambil tindakan agar terus dalam kondisi aman dan berkualitas,” tegas Area Manager Communication And Relations Sumbagsel M Roby Hervindo.

Baca Juga:  Pindahkan Saldo Tabungan, BRI Wilayah Palembang Sediakan Tiket Gratis MLTR

Sementara itu, dari hasil analisa Pertamina pada setiap tahunnya, diprediksi akan ada peningkatan konsumsi BBM dan elpiji. “Untuk konsumsi gasoline yaitu premium dan pertamax series diperkirakan akan meningkat sekitar 5.4% dibanding konsumsi harian normal,” kata Roby.

Peningkatan serupa juga akan terjadi pada produk Pertamina Dex, Dexlite serta elpiji diperkirakan masing-masing mengalami peningkatan sebesar 5%, 10 % dan 6.7%. Sementara, bahan bakar jenis premium diprediksikan mengalami peningkatan konsumsi sebesar 1%. Menghadapi hal ini, lanjut Roby, Pertamina telah menyiapkan tambahan pasokan 10% dari total kebutuhan normal harian.

Baca Juga:  Turbin PLTMH di Merbau OKU Selatan Diresmikan

“Prediksi kami di wilayah Sumbagsel, konsumsi Pertalite akan mengalami peningkatan yang tertinggi dari konsumsi normal per hari sekitar 3.151 KL menjadi 3.467 KL. Selain itu, Pertamax dari 513 KL menjadi 538 KL. Untuk LPG kami prediksi ada kenaikan dari 1.708 MT per hari menjadi 1.822 MT,” ujar Roby.

Meningkatnya konsumsi bahan bakar nonsubsidi, menurut Roby, menunjukkan perubahan pola konsumsi bahan bakar masyarakat Sumbagsel. Sebagian masyarakat sudah beralih ke produk BBM yang lebih berkualitas dengan angka RON yang lebih tinggi, yaitu Pertalite dan Pertamax Series.

Peningkatan konsumsi premium hanya 1% dari 3.460 KL menjadi 3.508. Sedangkan akan terjadi penurunan konsumsi 5% pada produk Solar atau bio solar, semula konsumsi harian mencapai 4.120 KL menjadi 3.914 KL.

Baca Juga:  Akibat Vandalisme, Medco E&P Lakukan Aktivitas Pembersihan Sesuai Standar K3L

Guna menjaga kelancaran distribusi, Roby menyatakan, Pertamina juga sudah menyiapkan langkah penambahan mobil tanki selama Satgas sebanyak 21 unit dengan total tonase 300 KL. Ini untuk mengantisipasi hambatan yang mungkin terjadi, seperti kemacetan, jalur yang sulit ditempuh, dan kondisi cuaca yang tidak baik.

“TBBM di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Jambi dan Bengkulu akan dioperasikan 24 jam saat Lebaran. Pertamina juga sudah memastikan keandalan stok bahan bakar di masing-masing terminal bahan bakar (TBBM) rata-rata 15 hari. Bila diperlukan kita akan tambah operasi mobil tangki. Kami bekerja semaksimal mungkin guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan dan pasokan BBM serta elpiji selama puasa dan Lebaran tahun ini,” katanya.#ren

Komentar Anda
Loading...