HIPMI Sumsel Bangkitkan Gairah Wirausaha

Palembang, BP
Mewujudkan pertumbuhan wirausaha baru di Sumatera Selatan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel kian gencar melakukan sosialisasi dalam meningkatkan gairah pebisnis. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni menggelar talkshow dan tanya jawab dengan pendengar di Radio BP Trijaya Palembang, Rabu (1/3).
Ketua Bidang Perdagangan Perindustrian dan BUMN Haris Jumadi mengatakan, dalam memulai bisnis harus punya planning dan perencanaan terlebih dahulu menyangkut bisnis apa yang akan digeluti. Dalam menyusun perencanaan, pebisnis harus paham dan menguasai bidang yang akan digeluti.
“Untuk pemula biasanya tahap awal setelah menentukan bisnis yang akan digeluti adalah bussines plan, dengan membuat perencanaan yang tepat dan dijalankan dengan benar, maka akan mendukung berkembang atau tidaknya suatu bisnis,” kata dia.
Haris menyebutkan dalam memilih jenis bisnis yang paling simpel adalah dari hobi, namun hobi yang juga terkadang membuat lupa point bisnis itu sendiri, sehingga tujuan pengembangan bisnis terabaikan. Bisnis yang sebenarnya tidak mesti dengan yang disukai.
“Point penting dalam menentukan bisnis yang akan digeluti adalah dia memahami semua lini dan seluk beluk bisnis itu sendiri dan juga memiliki peluang bisa maju dan berkembang seiring dengan kemampuan yang dimiliki,” jelas dia.
Haris juga mengemukakan, dalam bisnis, ketekunan menjadi hal yang paling mendasar ketika usaha itu dijalankan, sehingga talenta yang dimiliki dapat disalurkan dalam membangun bisnis. “Intinya belajar terus dan jangan takut gagal, kita harus yakin talenta bisa berkembang karena terus belajar dan tekun, sehingga pengalaman akan mengantarkan menuju kesuksesan,” tukas dia.
Demikian dikatakan Ketua Bidang Infrastruktur, Perhubungan dan Properti Danny Chandra Wijaya. Membuka daya pikir akan suatu bisnis menurutnya adalah mencari peluang dan potensi pasar dari bisnis yang akan dimulai, sehingga tidak takut memulai ketika bisnis tersebut diyakini akan sukses.
“Jangan pernah takut rugi ketika bisnis yang akan dijalani benar-benar diyakini akan berhasil, pelajari dan cari tau apa kelemahan dan kekurangan yang harus diperbaiki. Karena kalau tidak pernah memulai, kita tidak akan tau apa yang akan ada di depan,” kata Danny.
Danny yang merupakan salah satu Direktur di perusahaan properti besar di Palembang berpesan, jika guru terbaik itu adalah pengalamanan, namun meminimalisir kesalahan dalam mengambil keputusan adalah dengan cara banyak belajar dari orang-orang yang sudah sukses dan berpengalaman.
“Bagi saya disiplin akan mengantarkan kita ke gerbang kesuksesan, sepanjang kita paham dan sudah menjalankan perencanaan, manajemen, produksi dan pemasaran dengan benar, maka usaha tersebut akan sangat berpotensi untuk berkembang dan bertahan,” tutur dia.
Ditambahkan, Ketua Bidang Agribisnis Agroindustri dan Kemaritiman Ajie Bastari, kesukesan bisnis itu harus dimulai dari keyakinan diri sendiri akan bidang yang digeluti. Menggali dan mencari informasi sebanyak mungkin akan sangat berguna ketika menjalankan sebuah bisnis.
“Jangan mencoba dengan hal yang kita tidak ketahui, carilah usaha yang memang kita pahami secara terstruktur, tidak mesti dengan hobi, karena peluang bisnis ini bisa kapan saja terjadi dengan semakin banyak informasi yang dipahami,” katanya.
Dia mengemukakan, belajar dan tidak patah semangat dalam menjalani bisnis, dengan sendirinya akan mendorong kemungkinan gagal menjadi sukses. “Dengan begitu kita akan bisa paham tentang masa bangkit dan gagal, sehingga ketika suskes kita tidak akan takut gagal lagi,” tukas dia. #ren