FORKI Sumsel Ancang-ancang Menatap PON Papua

8

Targetkan 10 Atlet Delegasi Sumsel

FB_IMG_1469590395958
Karateka Sumsel

Palembang, BP

Pengurus Federasi Olahraga Karate Do Indonesia (FORKI) Sumsel sudah mulai ancang-ancang menatap PON Papua, 2020 mendatang.

Pasalnya, persiapan atlet sedini mungkin menjadikan cabang olahraga akan menuai khans medali yang maksimal.

Hal tersebut sejalan dengan telah usainya multi event skala provinsi yakni Pekan Olahraga Daerah (POPDA) beberapa waktu lalu.

“Kita sudah mengevaluasi hasil POPDA dan ini yang menjadi cikal bakal PON 2020,” ujar Sekretaris Umum FORKI Sumsel, Sinshei Aliyudin Asral, Rabu (27/7).

Baca Juga:  Ramadhan, Percasi Seleksi Atlet

Artinya sambung Aliyudin, persiapan atlet sekelas PON bukan serta merta atlet karbitan. Akan tetapi memang benar-benar sejak dini dan seleksi kompetisi lah yang membawa atlet itu layak untuk menjadi wakil Sumsel.

“Target kita 10 atlet yang turun di PON Papua. Memang masih lama 2020, tapi memang pembinaan seyogyanya seperti itu, sejak dini,” jelas Aliyuddin.

Baca Juga:  Venue Belum Siap, Porwil Babel Diundur

Dijelaskan dia, persaingan POPDA Sumsel 2016 kali ini sangat sengit. Banyak karateka terpantau dari jebolan kabupaten/kota. Oleh karena itu, dirinya ingin pemetaan dan pemantauan atlet bisa terus berjalan melalui Pengcab FORKI yang ada di kabupaten/kota.

“Hasil POPDA Palembang mendominasi medali, jadi prediksi kita 80 persen atler PON Papua dari Palembang,” ujarnya.

Baca Juga:  Buka Peparprov, Wagub Janjikan Bonus Atlet Berprestasi

Namun demikian tidak menampik kemungkinan dari perkembangan atlet dan kompetisi baik daerah maupun nasional prediksi itu bisa berubah.

Untuk diketahui, pada PON musim ini di Jawa Barat kareteka Sumsel diwakili oleh dua pendekar andalan Sumsel. Keduanya adalah Wulan dan Wira yang saat ini terus menjalani pemusatan latihan daerah di Sport Science Center, JSC Palembang. #sug

Komentar Anda
Loading...