Peran Media Selamatkan Generasi Muda Sumsel dari Bahaya Narkoba

20
hendri-zainuddin_20160630_215402
Diskusi yang digelar senator asal Sumsel, Hendry Zainuddin, dengan para awak media.

Palembang, BP

Anggota DPD RI H Hendri Zainuddin, SAg, SH menggelar diskusi bertema Peran Media Dalam Pemberantasan Narkoba di Gedung DPD RI, Kamis (30/6). Acara ini sekaligus buka bersama senator asal Sumsel tersebut dengan para awak media.
Diskusi menghadirkan tiga pembicara, yakni Alfarenzi Panggarbesi (wartawan senior Sumsel), Pemimpin Redaksi Detik Sumsel Wiro Negoro, dan praktisi media sosial, Rasyid Irfandi.
Alfrenzi Panggarbesi menyoroti peran media sebagai kontrol sosial dan edukasi. Dua peranan ini akan sangat membantu dalam pemberantasan narkoba. Kontrol sosial tentunya mengingat pemerintah, orangtua, pihak berwenang, dan semua instansi terkait untuk lebih giat dalam pencegahan narkoba, khususnya di kalangan remaja.
Kemudian dari segi penindakan dan efek jera yang bisa dilakukan secara maksimal oleh pihak kepolisian dan instansi terkait yang berwenang dalam pemberantasan narkoba.
“Media bisa berperan sebagai edukasi dalam pemberantasan narkoba. Media bisa menyampaikan bahaya dari penggunaan, jenis, dan dampak buruk jika generasi muda terpengaruh dan terjebak dalam pemakaian narkoba,” katanya.
Sementara itu, Rasyid Irfandi lebih menyoroti jenis-jenis narkoba yang merupakan kejahatan lintas daerah, provinsi bahkan negara. Bahaya narkoba sudah terbukti merusak generasi muda. Maka sebagai praktisi sosial media, pria yang akrab disapa Pedoo itu menyarankan para pelaku media sosial dan media online aktif memerangi narkoba.
“Karena bisa merusak generasi. Bisa dibayangkan jika satu generasi di negara ini rusak oleh narkoba. Maka peran kita memerangi narkoba. Anda bisa menulis tentang bahayanya narkoba di akun Facebook atau membuat tagar memerangi narkoba,” jelas Pedoo.
Banyak orang kreatif dan menulis di Facebook akhir menjadi viral atau tajuk utama. “Kita bisa berperan di mana pun dan kapan pun untuk memerangi narkoba,” ujarnya.
Sementara itu pembicara ketiga, Wiro Negoro, menyayangkan sikap media yang kerap terlalu lunak kepada oknum pejabat yang tertangkap oleh aparat penegak hukum karena mengonsumsi narkoba.
“Salah satu contoh oknum pejabat partai yang tertangkap narkoba beberapa waktu lalu. Ada beberapa media yang terkesan takut memberitakan. Padahal kita sebagai media harus getol memuat berita tentang tindakan memalukan seorang pejabat yang sebenarnya merupakan publik figur,” ujarnya.
Hendri Zainuddin mengatakan, peran media sangat penting dalam mendukung pemberantasan narkoba. Sebab, media mencakup semua aspek. “Media bisa menjadi kontrol sosial, edukasi bahkan mengawal kasus hukum dari seorang pelaku utama kejahatan peredaran narkoba di Sumsel,” katanya.#osk
Baca Juga:  Anggota Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0418 Palembang Bantu Memasak di Rumah  Warga Pulokerto
Komentar Anda
Loading...