Anggota DPRD Sumsel Mengaku Tak Takut Tes Urine

31
653237_02304909092014_efran_efendi
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumsel Efran Efendi

Palembang, BP

Sejumlah wakil rakyat di DPRD Sumsel mengaku tidak takut dengan tawaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel yang meminta tes urine bagi kalangan legislatif.

 

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumsel Efran Efendi menyambut baik tawaran BNN Sumsel tersebut untuk melakukan pemeriksaan narkoba seluruh legislator di DPRD Sumsel.

 

Menurut Efran, bahaya narkoba telah merambah ke seluruh lapisan masyarakat. Tak hanya polisi, pejabat, dan lainnya, kini narkoba sudah merambah ke desa-desa. “Ini harus dibumihanguskan. Kalau kami dari Fraksi Gerindra siap,” kata Efran, Rabu (22/6).

 

Terlebih di Partai Gerindra, kata dia, narkoba dan korupsi menjadi kredit poin Ketua Umum Partai Gerindra, dua hal itu sebagaimana instruksi Prabowo Subianto tak ada ampun.

Baca Juga:  Mantan Kades Embacang Sempat Ditangkap

 

“Kalau kami, apa yang disampaikan Ketum itu kredit poin, narkoba, dan korupsi tidak ada ampun, itu instruksi beliau apalagi sudah terindikasi dan tersangka,” kata Efran.

 

Lebih lanjut Anggota DPRD Sumsel ini mengatakan partainya sangat memproteksi kadernya dari bahaya narkoba. Saat pencalonan legislatif, seluruh caleg Gerindra katanya dilakukan tes narkoba. “Kami waktu itu tes narkoba, kami diwajibkan jalani tes narkoba di RS Bhayangkara.

 

Anggota DPRD Sumsel lainnya, Elianuddin HB, juga menyambut baik langkah BNN yang akan melakukan tes urine bagi kalangan DPRD Sumsel. “Bagus lah, dak perlu grebek-grebek,” kata Elianuddin

Baca Juga:  Bedeng Enam Pintu Ludes Terbakar

Politisi NasDem ini justru menyarankan agar tes narkoba bukan hanya diperiksa urine saja, melainkan perlu juga dilakukan tes darah dan rambut.

Menurutnya tes narkoba sangat perlu, sehingga masyarakat tidak memberikan cap buruk bagi seluruh politisi yang kerap diidentikkan dengan narkoba.

 

“Ini sangat perlu, jangan sampai anggapan masyarakat itu parpol identik dengan narkoba. Kalau dites begini kan jadi tahu siapa narkoba siapa tidak. Jangan digeneralisir,” katanya.

Dirinya merasa prihatin dengan peristiwa akhir-akhir ini, adanya politisi yang terjerat kasus narkoba. “Bagaimana mau revolusi mental seperti yang dicita-citakan Presiden, kalau narkoba masih bebas. Narkoba seperti kacang goreng dijual sampai ke desa-desa,” katanya.

Sebelumnya, Kepala BNN Sumsel M Iswandi Hari mengatakan pihaknya telah bersurat kepada Pimpinan DPRD Sumsel untuk dilakukan tes narkoba bagi seluruh legislatif tersebut.

Baca Juga:  Gejolak di Berbagai Daerah  , PGK Sumsel Serukan Istigosah Nasional

 

“Sudah saya tawarkan di Sumatera Selatan ini bagi legislatif, eksekutif, dan yudikatif untuk tes urine,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel Iswandi.

Menurut dia, daripada malu lebih baik terhormat, jadi tinggal pilih saja makanya ditawarkan itu.

“Kalau Badan Narkotika Nasional Sumsel diundang untuk tes urine, maka hasilnya kita berikan kepada yang minta, judulnya berbeda kalau petugas yang datang dari Polda, Polres tanpa diundang makanya hasilnya untuk petugas, karena itu tinggal pilih saja,” katanya. #osk

 

 

Komentar Anda
Loading...