Lebaran, Jembatan Timbang di Sumsel Jadi Rest Area

21
17
Kepala Dishubkominfo Provinsi Sumsel H Nasrun Umar

Palembang, BP

Dinas  Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo)  Sumatera Selatan telah mempersiapkan angkutan lebaran Idul Fitri 1437H/2016. Di antaranya lima jembatan timbang di Sumsel yang ditutup dijadikan rest area.
“H -7 sampai dengan H + 7 lima titik seluruh jembatan timbang ditutup dijadikan rest area. Kemudian H-3 sampai dengan H+7 Pengangkut bahan bangunan yang sumbu lebih dari dua. Kecuali untuk angkutan bahan bakar, sembako. H-12 sampai dengan H+10 untuk angkutan lebaran. Rencananya tanggal 23 Juni 2016 akan gelar pasukan. Sumsel pada 2015 menjadi pelayanan angkutan lebaran yang terbaik yang ditandatangani Menhub Jonan,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informasi (Dishubkominfo)  Provinsi Sumsel H Nasrun Umar, Minggu (12/6).
    Posko pembantu angkutan darat yang dijadikan rest area itu yakni, jembatan timbang PPT Pematang Panggang, PPT Senawar Jaya Muba, PPT Kota Baru Kabupaten OKU Timur, PPT Simpang Nibung Kabupaten Muba, PPT Merapi Kabupen Lahat.
    Sementara untuk angkutan Sungai, yaitu PPAS Sekanak-Palembang I, PPAS Muarakumbang, PPAS Airsugihan, PPAS Simpang PU, PPAS Sungsang–Tanjung Api-api, PPAS Sungai Sembilang.
    Selain itu Posko Pembantu Bandara Internasional SMB II Palembang, Posko Pembantu Stasiun DAMRI Palembang, Posko Pembantu Stasiun Kereta Kertapati, Posko Pembantu Pelabuhan Boombaru,
Posko Pembantu Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-api.
    “Mengawasi 36 lintasan trayek sungai di Sumatera Selatan. Koordinasi dengan Ditpol Air dan Lanal Palembang,” kata  Nasrun yang juga Manager SFC.
    Sementara Posko Induk Kabupaten/Kota yakni Kantor Dishub Kominfo Kabupaten/Kota se-Sumsel.
    Posko Pembantu Terminal angkutan penumpang; Tipe A ada 8. Meliputi Terminal Palembang (2), OKI (1), Banyuasin (1), Muaraenim (1), Musi Rawas (1), OKU (1), Lahat (1).
Tipe B 15 Terminal. Meliputi Palembang (2), Prabumulih (1), Pagaralam (1), Lubuklinggau (1), Muba (1), Ogan Ilir (1), OKI (2), Muaraenim (3), Mura (2), Lahat (1).
Tipe C 11 Terminal. Meliputi Palembang (3), Prabumulih (1), Pagaralam (1), Lubuk Linggau (4), OKUS (1), Lahat (1).
    Kesiapan personel Posko Lebaran 1437H/2016 jumlah pegawai sekitar 332 PNS, 100 Honorer.
    Sedangkan pegawai operasional yang dilibatkan 120 PNS dan 70 Honorer.
“Dalam rangka mengantisipasi rawan macet dan rawan bencana Dishubkominfo Provinsi Sumsel menyiapkan sarana operasional ada 11 unit mobil derek, 7 unit mobil patroli, dan 7 unit kapal patroli,” katanya.
Terdiri dari Dishub Kominfo Sumsel 3 Unit (PPT.Pematang Panggang / OKI PPT. Merapi/ Lahat, Prabumulih). Palembang 3 unit (Dalam Kota Palembang). Banyuasin 2 unit (Betung, Sungai Lilin). Muba 1 unit (Kota Sekayu). Ogan Ilir 1 unit (Ruas Jalan Inderalaya). OKU 1 unit (Baturaja).
Dijelaskannya untuk pembagian wewenang dan tanggungjawab Dinas Perhubungan soal sarana (laik jalan angkutan) dan Prasarana (terminal dan dermaga). Pengamanan lalu lintas pada jalur mudik (pasar tumpah, daerah rawan kemacetan, daerah rawan kecelakaan dan daerah rawan bencana)
Dinas PU Bina Marga, penanganan daerah rawan bencana, jalan rusak dan berlubang. Penanganan jembatan (kesiapan jembatan yang ada pada jalur mudik).
Dinas Kesehatan meliputi Posko Kesehatan, tenaga medis. PT PERTAMINA soal kesiapan SPBU
Kesiapan BBM. PT KAI, meliputi Posko Pengaduan dan Pelayanan Armada dan ketersediaan seat serta gerbong tambahan.
    PT Pelindo meliputi Posko Pengaduan dan Pelayanan, kesiapan Pelabuhan Armada dan ketersediaan angkutan (termasuk jumlah seat).
    KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) meliputi Posko Pengaduan dan Pelayanan, kesiapan Pelabuhan Armada dan ketersediaan angkutan (termasuk jumlah seat).
PT Angkasa Pura II meliputi Posko Pengaduan dan Pelayanan, kesiapan Pelabuhan Armada dan ketersediaan angkutan (termasuk jumlah seat).
    PT ASDP meliputi Posko Pengaduan dan Pelayanan kesiapan Pelabuhan Armada dan ketersediaan angkutan (termasuk jumlah seat).
    PT DAMRI meliputi Posko Pengaduan dan Pelayanan, kesiapan Pelabuhan Armada dan ketersediaan angkutan (termasuk jumlah seat) serta  PT Jasa Raharja. #osk
Baca Juga:  Apdesi  Sumsel Usulkan Bangub Rp 100 Juta/Desa  di APBD Sumsel 2025, Ini Respon Ketua DPRD Sumsel
Komentar Anda
Loading...