Perlu Antisipasi Potensi Hujan Lebat
Palembang, BP
Perkembangan kondisi dinamika atmosfer wilayah Indonesia menunjukkan adanya indikasi potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah Sumatera.
Hal ini terpantau sejak Senin, (21/3) sore hingga menjelang pagi yang merata di wilayah sebagian besar Sumatera dengan intensitas hujan sedang hingga sangat lebat, sehingga perlu diantisipasi dalam beberapa hari ke depan dimana akumulasi curah hujan juga akan tinggi.
Kasi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) SMB II Palembang Agus Santosa, berujar, potensi terjadi hujan lebat dipengaruhi oleh mulai aktifnya aliran massa udara yang cukup kuat dari barat atau westerly wind burst dan MJO di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera hingga Jawa bagian barat.
Hal itu mengakibatkan terbentuknya daerah pertemuan massa udara dan belokan angin di beberapa wilayah di Indonesia termasuk wilayah sebagian besar Sumatera dan Jawa bagian barat.
Pada Maret-April ini, Agus mengungkapkan, diprediksi sedang puncaknya musim hujan. Cuaca buruk akan melanda Sumsel beberapa hari ke depan, terutama daerah yang berada di sebelah barat Palembang.
“Seperti Banyuasin, Musi Banyuasin dan kompleks Bukit Barisan. Kami sudah menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat,” ujarnya.
Saat ini, curah hujan per hari curah hujan bisa mencapai 60 milimeter. Secara rata-rata bulan ini curah hujan mencapai 300 milimeter dan masuk dalam kategori sedang.
Selain wilayah Pesisir Barat Sumatera, daerah lain yg berpotensi hujan lebat dalam tiga hari ke depan, antara lain Aceh bagian Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau bagian Utara, Jambi bagian Barat, Bengkulu, dan Lampung;
“Masih tingginya potensi curah hujan masyarakat diimbau tetap waspada dan siaga terutama di daerah dataran tinggi/pegunungan untuk mengantisipasi kejadian banjir bandang dan tanah longsor. Serta daerah dataran yang relatif mudah terjadi potensi bencana banjir dan luapan sungai agar dapat menyiapkan lingkungannya untuk mengurangi dampak bencana yang mungkin terjadi,” tandasnya.#idz