Tanah Tergerus Sungai Lematang, Satu Rumah Ambruk

9

Muaraenim, BP

Sebuah rumah milik Jamal(55) warga dusun 2 desa Guci Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muaraenim, ambruk dan langsung rata dengan tanah pada Minggu (20/3) sekitar pukul 18.30 WIB,penyebab ambruknya rumah yang bermaterai kayu tersebut diduga kuat akibat tanah tempat berdirinya  rumah ambruk tergerus akibat air sungai lematang yang sedang naik akibat hujan turun di Kabupaten sangat deras.

Beruntung kejadian nahas itu tak menimbulkan korban jiwa bagi penghuni rumah tersebut,namun penghuni rumah yang merupakan satu keluarga ada yang mengalami luka-luka akibat terkena konstruksi rumah yang berbahan utama kayu tersebut,karena kejadian yang tiba-tiba menyebabkan penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan diri.

Baca Juga:  HTI PT MHP Terbakar

Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto Sik melalui Kabag Ops Kompol Andi Kumara didampingi dan Kasubag Humas Polres Muaraenim, Iptu Arsyad mengatakan korban tersebut yakni Jamal (55) mengalami luka dibagian hidung dan  luka kaki, Padila (49) mengalami luka dibagian pinggang,  Agisti Pratiwi (13) mengalami luka dikepala bagian kiri dan luka gores dibagian lehar, serta Julaila Paristi (9).

“Setelah kejadian itu seluruh korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit M Rabbain Muaraenim, kini korban masih mendapat perawatan,”katanya,Senin  kemarin.

Baca Juga:  Narkoba Disembunyikan Dalam Mulut

Menurut Kompol Andi, berdasarkan saksi disekitar tempat tinggal korban, rumah yang dihuni keluarga Jamal bersama istri dan anak-anaknya disebabkan karena tanah amblas seiring naiknya aliran air sungai Lematang oleh tingginya curah hujan.

Menurut kesaksian Darmawati (47) kepada petugas “Saat kejadian tersebut para warga mendengar suara gemuruh seperti suara rumah ambruk dan kejadiannya cepat sekali,karena masih magrib sehingga warga banyak yang mengetahui,mendengar kejadian tersebut warga langsung memberikan pertolongan dan menyelamatkan para korban,”ungkapnya.

Baca Juga:  Ajak Guru Optimalkan Aplikasi MET 

Kompol Andi menerangkan, saat ini petugas Polsek Gunung Megang telah melakukan olah TKP guna menyelidiki kejadian rumah ambruk tersebut. Selain itu, pihak kepolisian telah mencatat saksi-saksi dari rumah yang berada disekitar rumah korban.

“Kepolisian juga telah berkoordinasi bersama perangkat desa dan camat Ujan Mas serta tim Tagana untuk melakukan pengamanan diwilayah rawan bencana disana terutama dipinggiran sungai Lematang yang rawan amblas,” pungkasnya. #nur

 

Komentar Anda
Loading...