Kurangi Tingkat Kematian Bayi
Palembang, BP
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang rutin melakukan penyuluhan dan memberikan bimbingan teknis Usaha Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) kepada kader Pusat Kesehatan Kelurahan (Puskeskel) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Hal ini guna mengurangi tingkat kematian pada bayi dan balita.
Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan Dasar Dinkes Kota Palembang Dr Dewi Handayani mengatakan, melalui penyuluhan ini agar mengingatkan kepada setiap kader untuk lebih berperan di setiap posyandu dan pusat layanan kesehatan lainnya.
“Kita harapkan kepada kader agar menjaga kesinambungannya, tetap semangat dan aktif menurunkan angka kematian pada bayi artinya pelayanan harus ditingkatkan terus di setiap Posyandu,” katanya, Minggu (20/3).
Ia menambahkan, untuk mengukur perkembangan di setiap Posyandu, Dinkes akan mengadakan lomba Posyandu pada bulan April mendatang, pendaftaran mulai pada tanggal 21 Maret dan lomba tersebut di antaranya lomba Tanaman Obat, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Gerakan Sayang Ibu (GSI), Lomba Lansia, dan Lomba Kader Kesehatan.
“Dengan diadakannya berbagai lomba ini kita akan lihat sudah sejauh mana perkembangan para kader Posyandu tersebut,” ujarnya.Ia mengingatkan kepada masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatan diri atau keluarga lainnya ke pusat layanan kesehatan, pelayanan Posyandu ada lima langkah yakni pendaftaran, penambangan, pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS), penyuluhan kesehatan, dan pelayanan kesehatan. “Posyandu ini ada untuk mencegah penyakit, jangan kalau sudah sakit baru mau berobat” tuturnya..
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Adat dan Kelembagaan Posyandu Badan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (BPMK) Ikhsan Tosni mengatakan pihaknya akan terus memberi semangat kepada petugas Posyandu di lapangan agar lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kepada petugas Posyandu kita harapkan terus bersemangat melayani masyarakat guna mengurangi angka kematian pada bayi dan balita,” singkatnya.#dil