2016, OKUT Kembangkan Jambu Kristal
Martapura, BP
Setelah sukses dengan pengembangan pepaya kalina dan kalifornia, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten OKU Timur mulai pertengahan 2016 ini akan mengembangkan tanaman jambu kristal.
Selain bentuk pengenalan tanaman jenis baru, pengembangan tanaman jambu kristal juga diharapkan dapat membantu meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan petani.
Kepala Dinas TPH OKU Timur,Ruzuan Effendi melalui Kepala Bidang (Kabid) Hortikultura Sriyono SP saat dikonfirmasi mengatakan, pengembangan tanaman jambu kristal difokuskan di jalur Komering.
“Bupati telah menginstruksikan kita untuk mengutamakan pengembangan tanaman tersebut di wilayah jalur komering mulai dari Kecamatan Cempaka. Sekitar 1.000 batang jambu kristal ditanam di daerah itu, sisanya 500 batang akan ditanam di Martapura,” ujarnya.
Hal itu dilakukan, sambung Sri, untuk menyejahterakan kehidupan petani . “Terobosan-terobosan baru harus dilakukan, agar pola pikir petani mulai berubah dan ada kemajuan di daerah itu.Jadi perputaran roda perekonomian nantinya bukan hanya di Martapura atau Belitang saja, tetapi juga di jalur Komering,” terangnya.
Sebenarnya jambu Kristal sudah mulai ditanam di OKUT mulai tahun 2014 lalu, lanjutnya, asal bibit kita peroleh dari pertanian Bogor, Jawa Barat. “Namun penanaman baru sebatas di satu tempat saja. Berhubung banyak permintaan maka penanaman jambu kristal mulai diperluas,” ujarnya.
Kedepan pengembangan bukan hanya melalui kelompok tani saja,sambungya,tapi secara perorangan juga bisa. “Harga bibit perbatang Rp 25.000, kalau sudah produksi dalam satu kilo isinyo 2 sampai 4 buah, harganya per kilo Rp 15.000 ,” katanya.
Dikatakannya, mulai dari ditanam hingga produksi umur jambu satu setengah tahun. “Tapi dengan catatan bibit jambu dari cangkokan atau tempel.K ita berharap OKUT selain sentra beras juga menjadi sentra buah-buahan di Sumatera Selatan,” tandasnya. #Cr1