Kolam Tercemar Limbah, Warga Minta Ganti Rp4,5 Miliar

16

Banyuasin, BP

Tuntutan warga Desa Lubuk Karet terkait ganti rugi pencemaran sungai Pancur akibat limbah PT Karya Sawit Lestari (KSL), menemui jalan buntu. Hal itu setelah dimediasi oleh Komisi III DPRD Banyuasin, Senin (7/3) sekitar pukul 11.00 Wib.
Ketua Komisi III, Joko Aminoto mengakui kalau mediasi yang dilakukan pihaknya ternyata gagal, karena tidak ada kata sepakat antara PT KSL dengan masyarakat terkait.

Pasalnya perusahaan belum memberikan jawaban dengan alasan masih menunggu Mill Manager PT KSL Anthoni Rajanathan yang masih di Malaysia.

Baca Juga:  Damang Wahyuni Perjuangkan Aspirasi Pengerasan Jalan

“Hasil mediasi tidak ada kata sepakat, permintaan ganti rugi senilai Rp 4,8 milyar untuk 60 warga yang memiliki kolam ikan belum ada tanggapan dari PT KSL,” tegasnya

Kendati tidak ada titik temu antara keduanya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk kedepannya seperti apa.

“Komisi III meminta kepada BLH untuk tetap memproses masalah limbah yang disebabkan PT KSL sesuai peraturan yang berlaku,” ungkapnya

Baca Juga:  Minim, Pembuatan Akte Kematian di Banyuasin

Perwakilan Masyarakat Mulyadi mengaku kecewa tidak direspon nya tuntutan masyarakat. Pihaknya akan melanjutkan tuntutan itu dengan demo ke PT KSL.

“Rencananya tanggal 10 Maret ini kami akan mendesak agar PT KSL ditutup dan dicabut izin operasinya,” ujarnya

Selama dilakukan mediasi bersama komisi III, menurutnya tidak ada kata-kata yang menyebutkan nominal ganti rugi. Ini menandakan kalau perusahaan merasa hebat.

Baca Juga:  Datangi DPRD Sumsel, Warga Desa Upang Tuntut Hak Plasma dari PT Transpacific Agro Industry

“Kami tak akan berhenti untuk memperjuangkan masalah ini, karena jelas-jelas kalau limbah perusahaan telah merugikan masyarakat,” katanya

Kepala BLH Banyuasin Syahril A Rahman menyampaikan jika benar-benarĀ  masyarakar demo tanggal 7 Maret nanti, masalah ini akan diambil alih pihaknya. “Kalau masih juga tidak ada titik temu, silahkan dibawa ke jalur hukmum,” katanya. #mew

Komentar Anda
Loading...