Paman dan Keponakan Tewas Mengenaskan

9
Penukal Abab-20160304-00102
Jasad korban sedang diotopsi di puskesmas

PALI, BP
Dusun IV Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), gempar, menyusul tragedi pembunuhan sadis yang menimpa Supardi alias Mone (43) dan Pirman (18). Kedua paman dan keponakan warga Dusun IV, Desa Betung, itu terkapar bersimah darah dengan sekujur tubuh dipenuhi luka bacok.

Informasi yang dihimpun BeritaPagi dari warga setempat, kejadian ini terjadi Jumat (4/3) sekitar pukul 5.30, sekitar 200 meter dari rumah korban, tepatnya di Dusun IV, belakang pasar/kalang Desa Betung. “Memang ada yang ribut di samping rumah kami. Tadi pagi, kejadiannyo sekitar pukul 5.30 pagi,  tapi aku tidak berani keluar, takutnya mereka salah sasaran. Jadi aku dan anak bini aku bersembunyi tidak mau tahu masalah keributan itu,” ujar Talib (45), warga setempat.

Baca Juga:  Kadinsos Sumsel Apresiasi SMSI PALI atas Temuan Bansos Kadaluwarsa di PALI

Terpisah Kepala Puskesmas Kecamatan Abab, dr Nova, membenarkan dengan adanya dua mayat lelaki yang dibawa  warga  sekitar pukul 7.30 untuk dilakukan otopsi. “Benar mas sekitar pukul 7.30 ada dua mayat laki laki yang dibawa ke Puskesmas, kedua mayat itu sekujur tubuhnya penuh luka bacok, dan kakinya satu putus, dan satu lagi nyaris putus,” ujar dr Nova.

Baca Juga:  Pengamat Soroti Kepemimpinan di PALI, Fenomena Intelektual Bak Autism dan Politik Ekor Jas

Semetara itu Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto, SIK, Msi, melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Indrowono, SH, membenarkan adanya kejadian pembunuhan di wilayah hukumnya, korbannya dua orang yang masih memiliki ikatan keluarga.

“Memang benar telah terjadi pembunuhan di Desa Betung, Kecamatan Abab, yaitu Supardi dan Pirman, keduanya masih ada ikatan keluarga antara Pirman dengan Supardi. Saat ini kita sedang lakukan penyelidikan untuk mengetahui motif pembunuhan tersebut, karena keluarga korban belum ada yang melapor, baru laporan dari Kades saja,” ujarnya Inrowono. #hab

Komentar Anda
Loading...