Jalur Cheng Ho dan Ekspedisi Sriwijaya Segera Di-‘launching’

17
Sematang Borang-20141209-00290Palembang, BP
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Sumsel Irene Camelyn Sinaga mengatakan akan me-launching dua event wisata di Provinsi Sumatera Selatan untuk mematahkan kata-kata travel agent yang menilai destinasi di Sumsel tidak menjanjikan.
“Akhirnya kami akan me-launching dua event yaitu jalur Cheng Ho dan ekspedisi Sriwijaya yang melibatkan kabupaten dan provinsi yang nanti dijual agen travel dan juga pastinya peningkatan kualitas destinasinya, sehingga ketika orang bertanya apa sih yang dilihat di Palembang, luar biasa banyak,” katanya, Minggu (28/2).
Tempat itu di antaranya kampung Al Munawar yang bukan hanya orang-orangnya yang ganteng dan cantik-cantik, namun budayanya, kopinya, dan tata cara makan serta makanannya yang enak.
“Kami sudah mendatangkan blogger dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia, mungkin Kementerian Pariwisata ke depan akan membantu blogger lainnya ke Sumsel. Selain itu kampung Al Munawar rumah-rumahnya lebih dari 200 tahun ini membuat kami takjub, dengan cerita yang luar biasa. Di sini ada poliklinik untuk menangani wisata dan pengunjung,  di sini ada Alquran bertinta emas, selain itu aktivitas agama di sini hidup karena memiliki madrasah,” katanya.
Sejarah Kota Palembang juga tidak dapat dipisahkan dengan kisah Laksamana Cheng Ho. Cheng Ho dikenal sebagai seorang kasim muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa tahun 1403-1424), kaisar ketiga dari Dinasti Ming.
Di Indonesia, perjalanan samudera Laksama Cheng Ho ini tidak hanya menyinggahi Palembang, tapi juga di Aceh, Batam, Belitung, Jakarta, Semarang, Cirebon, Surabaya, dan Bali. Tercatat perjalanan Cheng Ho, antara 1405-1433 M, pernah empat kali ke Palembang yakni yang pertama pada tahun 1407 masehi dalam rangka menumpas perompak yang dipimpin Chen Tsui Ji. Kemudian, pada 1413-1415 M, 1421-1422 M, dan 1431-1433 M.
Bahkan, wujud kedekatannya dengan Palembang ditandai dengan didirikannya Masjid Cheng Hoo Palembang yang sebenarnya bernama Masjid Al Islam Muhammad Cheng Hoo Sriwijaya Palembang, yakni masjid bernuansa Tionghoa yang berlokasi di Jakabaring.#osk
Baca Juga:  Alex Pastikan Sumsel Siap Jadi Host UEA Summit 2019
Komentar Anda
Loading...