Jalinsum Terendam, Arus Lalin Terganggu

17
IMG_20160224_114004Muratara, BP
Hujan ‎yang mengguyur wilayah Muratara tidak cuma merendam persawahan saja. Lebih dari itu banjir juga merendam jalan lintas Sumatera (Jalinsum), di Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Rawas Ulu. Banjir setinggi lutut orang dewasa ini menyebabkan arus lalulintas terganggu. Bahkan kendaraan yang akan melintas baik dari Rupit menuju ke Rawas Ulu maupun sebaliknya harus antre.
‎Warga setempat, Sulastri, mengakui, pengendara roda empat maupun dua harus ekstra hati-hati melintas karena tingginya air yang merendam jalinsum. Dikatakannya terendamnya jalinsum  baru pertama kali terjadi, sebelumnya belum pernah terjadi. Banjir yang merendam jalinsum akibat meluapnya sungai Rawas yang tidak kuat menampung tingginya debit air.
Dikatakannya, banjir bukan cuma merendam jalan, juga merendam rumah dan tempat ibadah.
Dijelaskannya banjir mulai terjadi sejak (Rabu 24/2) malam akibat hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Muratara cukup deras hingga pagi.
 “Yo jak malam tadi banjir ko, kareno ujan deras. Selamo ini dak pernah banjir baru kali ini lah. Apolagi sekarang air naik terus,” ungkapnya.
 Hal yang sama juga diungkapkan Nur Barokah. Menurut dia, banjir mulai terjadi sejak tadi malam dampak dari derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut. Imbasnya, tidak hanya Jalinsum yang terendam banjir melainkan rumah ibadah dan penduduk tak luput dari luapan air sungai dimaksud.
 “Adek di simpang Nibung kabarnyo kebanjiran makonyo nak kesano tapi kami dak berani nak melewati itu takut mogok,” jelasnya.
 Informasi dilapangan menyebutkan, banjir disebakan oleh luapan anak sungai yang diduga mengalami pendangkalan, akibatnya sungai tidak mampu menampung tingginya debit air, sehingga air meluber kepemukiman penduduk dan badan jalan. #wan
Baca Juga:  DPRD Nilai PU BM-PSDA 'Cuek' Saat Palembang Banjir
Komentar Anda
Loading...