Gubernur Yakin Penutupan Asian Games di Palembang

14

970513_10103801022015_Alex_NoerdinPalembang, BP

Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin menegaskan closing ceremony atau seremoni penutupan Asian Games 2018 dapat dilakukan di Kota Palembang. Terlepas dari ketidaksetujuan yang dilontarkan Olympic Comitee of Asia (OCA) dalam Coordination Communication (corcom) Asian Games yang ketiga beberapa waktu lalu.

“Tenang be, OCA setuju penutupan dilakukan di Palembang,” singkatnya. Sebelumnya Alex mengatakan, meski penutupan dan pembukaan masih dipertimbangkan, pihaknya yakin penutupan bisa diselenggarakan di Palembang.

“Pembukaan di ibukota saja penyelenggaraannya, penutupannya di Palembang. Hal ini sedang dipertimbangkan tergantung kesiapan daerah masing-masing,” kata Alex. Meski penetapan cabor belum bisa dipastikan, Alex menegaskan, pembangunan baru, renovasi, rehabilitasi venue, pembangunan infrastruktur pendukung dan dasar jalan terus.

Baca Juga:  Warga Ketiau Antusias Hadir Kampanye Paslon Ilyas-Endang

“Selepas Asian Games nantinya, itu semua masih berguna. Target kita infrastruktur, bukan hanya Asian Gamesnya saja,” tambahnya. Alex meminta penetapan cabor segera dilakukan agar pihaknya pun lebih lepas dan leluasa dalam melakukan persiapan venue.

“Keputusan cabor apa yang diselenggarakan dan dimana diselenggarakannya itu harus segera. Kalau ditetapkannya saat injury time susah. Ketika ada salah satu tuan rumah tidak sanggup, tidak mungkin lagi pindah. Mau berapa pun cabor yang diselenggarakan di sini, Sumsel siap,” tegasnya

Sementara itu, Asisten IV bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Drs Akhmad Najib menambahkan, segala sesuatu dapat saja terjadi. Penolakan yang dilakukan OCA beberapa waktu lalu bukanlah hasil akhir dan dapat berubah. “Itukan baru pertemuan Coordination Communication (Corcom) yang ketiga, nanti akan ada corcom keempat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapolda Sumsel Ikuti Upacara Penerimaan Perwira Lulusan Pendidikan Alih Golongan (PAG) TA. 2020

Nantinya, lanjut Najib, pertemuan ke empat ini akan dilakukan pada Mei mendatang. Dengan memanfaatkan surplus 12 cabor yang ada pihaknya yakin dapat meyakinkan bahwa pelaksanaan Asian Games dapat dilakukan.

“Mereka juga nanti akan melihat progress di Palembang dan membahas keseluruhan baik perkembangan infrastruktur penunjang Asian Games yang dikerjakan,” lanjut pria yang juga menjabat sekaligus, Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel.

Baca Juga:  Penggugat Serahkan 9 Bukti Ke Majelis Hakim

Terkait kontrak yang menyatakan bahwa Jakarta sebagai tuan rumah tunggal, dirinya menerangkan pelaksanaan Asian Games melebar ke Palembang bahkan ada yang di Jawa Barat. Jadi bukan tidak mungkin Palembang mampu menggelar penutupan Asian Games.

Berdasarkan pemberitaan, OCA menolak rencana untuk penutupan di Kota Palembang dan tetap mengacu pada kontrak tuan rumah (HCC). Bahkan OCA juga mengancam jika tetap di laksanakan di Palembang maka pihak OCA tidak mengizinkan atlet peserta bertanding ke Palembang. Selain itu, OCA menganggap mobilitas peserta tak efisien jika penutupan dilakukan palembang, mengingat akses transpoetasi yang sulit menuju Palembang. #idz

Komentar Anda
Loading...