Stars Soccer TIKI Bertanding Tanpa Beban

Mengenal Skuad Gubernur Sumsel Cup
Persaingan ketat di ajang Gubernur Sumsel Cup, membuat TIKI tidak memasang target muluk. Pemain juga diminta tampil lepas dan tidak boleh terbebani oleh sebuah target.
Palembang, BP
Dalam semua pertandingan olahraga, sebuah tim justru mendapat tekanan tinggi ketika mendapat beban atau target juara. Tapi kadang kala, tim bisa bermain lebih maksimal ketika mereka diberi kepercayaan dan tidak terbebani sebuah target yang sulit.
Nah, bertanding tanpa beban menjadi misi yang diusung Stars Soccer, tim bentukan Titipan Kilat (TIKI Palembang). TIKI sendiri mengirimkan satu perwakilan pada kejuaraan bergengsi Piala Futsal Gubernur Sumsel Cup, 12-13 Maret 2016.
“Kita tampil nothing to lose saja, tidak boleh ada beban. Prinsip kita bertanding di sebuah event untuk mengukur kemampuan karena saat latihan dan bertanding itu berbeda. Sejauh ini anak-anak sangat bersemangat menghadapi Gubernur Sumsel Cup,” ujar Direktur TIKI Haris Jumadi kepada BeritaPagi, Selasa (23/2).
Dia mengakui persaingan di Gubernur Sumsel Cup relatif sangat sulit. Pasalnya, kompetisi ini diikuti kabupaten/kota se-Sumsel. Selain itu, banyak pemain terbaik yang mewakili daerah dan instansi masing-masing.
“Kabarnya banyak atlet yang turun jadi persaingan tentu sulit. Soal target tidak muluk-muluk, cukup masuk semifinal. Jika target tercapai ada reward dari perusahaan yaitu pembelian sepatu futsal untuk pemain,” kata Haris.
“Banyak tim bagus yang ikut di Gubernur Sumsel Cup seperti Angkasa Pura yang mengalahkan kami di final Asperindo Cup tahun lalu. Yang saya tahu mereka juara dua nasional antar Angkasa Pura,” tambahnya.
Dikatakannya, Stars Soccer TIKI Palembang terbentuk pada tahun 2013. Ide awal untuk olahraga dan menjaga keakraban antar karyawan. Namun selanjutnya, TIKI mulai menjadikan futsal sebagai olahraga prestasi sekaligus promosi perusahaan. Salah satunya dengan mengikuti event yang digelar berbagai instansi dan umum. Perusahaan sendiri memberikan fasilitas seperti latihan seminggu sekali, biaya pendaftaran dan pembuatan kostum pertandingan.
“Semua perusahaan yang membiayai, tapi uang hasil juara untuk pemain semua. Untuk Gubernur Cup persiapan terus dilakukan dan kita tidak terlalu mengenal kekuatan lawan terutama dari daerah. Intinya fokus kepada tim sendiri dan berusaha meraih hasil terbaik,” pungkasnya.
Manajer Stars Soccer TIKI Palembang Eki menambahkan, berbagai prestasi pernah mereka raih. Pada 2013 dan 2014 mereka menjadi juara pertama kejuaraan Radar Cup. Kemudian menjadi runner up kejuaraan Asperindo Cup 2015, setelah dikalahkan Angkasa Pura di babak final.
“Kita punya dua tim yaitu Tim A dan Tim B dengan jumlah 20 pemain. Mereka adalah karyawan TIKI dan juga pemain binaan usia 18 tahun ke atas. Untuk waktu latihan sepekan satu kali di lapangan Seven Futsal,” jelas Eki.
Dikatakannya, untuk materi latihan dilakukan secara otodidak karena mereka tidak memiliki pelatih. Jadi saat latihan digelar, mereka saling berbagi pengalaman dan melakukan evaluasi sesama pemain.
“Ilmu pelatih yang kami dapat secara otodidak dan bukan ilmu pelatih yang didapat melalui jalur kursus. Meski begitu kami berusaha tampil sebaik mungkin di ajang Gubernur Sumsel Cup,” pungkasnya.
#fer