Gandeng Perusahaan Tangerang, Suplai Kantong Plastik Organik

15

image(4)Palembang, BP
Kantong plastik organik berbayar sudah mulai diberlakukan di Lippo Mall Jakabaring pada Minggu (21/2). Sesuai dengan instruksi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang mengeluarkan aturan mengenai tarif untuk setiap kantong plastik yang ada di pasar, ritel, dan juga supermarket maupun mal secara serentak di 23 kota besar di Indonesia. Ini dilakukan untuk menekan jumlah produksi sampah plastik di Indonesia yang diketahui berada di urutan kedua sebagai negara yang paling banyak menghasilkan sampah plastik di dunia.

“Pemberlakuan tarif untuk setiap kantong plastik sangat tepat dilakukan. Ini juga sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo untuk mengurangi jumlah produksi sampah plastik di Indonesia,” ungkap Walikota Palembang Harnojoyo, yang diwawancarai usai launching Kantong Plastik Berbayar di Lippo Mall Jakabaring, Minggu (21/2).

Baca Juga:  Tetap Bisa Beli Tiket di Bandara

Menurut Harno, ini akan jadi solusi efektif untuk mengurangi jumlah sampah plastik. Dengan adanya tarif untuk setiap kantong plastik, memungkinkan orang yang berbelanja membawa kantong belanja sendiri.

“Sampah plastik ini kan tidak akan hancur terurai, jadi kalau bisa saat akan berbelanja lebih baik membawa kantong belanja yang bukan terbuat dari plastik. Ini agar produksi sampah plastik tidak semakin bertambah,” katanya.

Baca Juga:  Kebijakan Kantong Plastik Disambut Baik Ritel

Lanjut dikatakan Harno, Kota Palembang akan memulai program kantong plastik berbayar ini dengan menggunakan kantong plastik organik (Enviplast) yang terbuat dari saripati singkong (Ubi). Kantong Plastik Organik ini lebih ramah lingkungan karena dapat hancur dan terurai dalam waktu kurang dari 3 bulan.

“Kita sudah ada pembahasan dengan produsen kantong plastik organik (Enviplast) ini untuk segera memproduksinya dan digunakan di Mall dan juga retail di Palembang,” beber Harno.

Baca Juga:  Kantung Plastik Berbayar Berlaku, Banyak Warga Belum Tahu

Kantong plastik ini, jelasnya, akan disebarkan ke seluruh retail di Kota Palembang, melalui PT Palembang Trade Logistic (Patralog), selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Palembang, dengan menyebarkan 10.000 plastik organik pada tahap awal.

Sementara itu, Direktur PT Inter Aneka Lestari Kimia Hernan Mulyono, mengatakan pihaknya siap memproduksi kantong plastik organik. Hanya saat ini, pihaknya menunggu orderan dari konsumen. #dil

Komentar Anda
Loading...