Wagub Ajak Warga Tionghoa Dukung Pembangunan
Palembang, BP
Pembangunan bukan hanya tugas pemerintah. Diperlukan komitmen yang kuat dan dukungan dari semua pihak, termasuk warga Tionghoa yang ada di Indonesia dan khususnya di Palembang. Mereka sangat mempunyai andil besar dalam pembangunan, utamanya golongan pengusaha.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Wakil Gubernur Ishak Mekki mengajak seluruh warga Sumsel khususnya para pengusaha keturunan Tionghoa untuk menjadikan Imlek sebagai momentum lebih meningkatkan prospek pembangunan yang sudah berjalan.
“Mengajak kepada seluruh warga Tionghoa untuk mendukung kemajuan pembangunan Sumsel,” ujar Ishak Mekki dalam sambutannya pada Malam Perayaan Chinese New Year (CNY) bersama The Mission 2016 di Bollrom Hotel Aryaduta, Jumat (13/2) malam. Acara juga dihadiri Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Komaruddin Simanjuntak, beberapa pengusaha Indonesia, dan para tamu undangan.
The Mission sendiri adalah suatu perkumpulan pengusaha Kristen yang merangkul pengusaha yang ada di Indonesia maupun daerah yang memiliki maksud dan tujuan untuk memajukan pembangunan.
Ishak Mekki menambahkan, Imlek juga sebagai saat yang tepat untuk mengoreksi diri kita atas kejadian yang telah lalu agar lebih baik lagi ke depannya dan saat yang tepat juga untuk saling menguatkan hubungan antaretnis.
“Jadikan Imlek sebagai komitmen dan sekaligus saat yang tepat untuk sejauh mana hubungan kita dengan Sang Pencipta dan semoga Imlek kali ini bermakna untuk kita agar terus saling mengeratkan hubungan yang harmonis ini,” kata Wagub Sumsel.
Untuk menambah hubungan erat yang sudah terjalin ini, Pemprov Sumsel sudah mengucurkan bantuan kepada Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKAUB). “Pemprov Sumsel melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memberikan bantuan untuk FKAUB,” kata Ishak Mekki.
Hadir sebagai pembicara pada malam itu adalah DR James Tjahaja Riady selaku Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group. Ia memuji pembangunan di Sumsel, khususnya di Palembang, yang sangat terlihat dan ekspektasinya yang besar untuk Palembang ke depannya.
“Pembangunan di Sumsel terlihat dinamisnya. Saya percaya Palembang suatu saat nanti akan menjadi salah satu kota yang terhormat di dunia,” katanya.
Terakhir James Riady dalam sambutanya, berpesan agar menghormati orangtua dan tidak melupakan jasa guru.
“Kita harus banyak berterima kasih kepada orangtua kita, karena berkatnyalah kita tumbuh besar. Setiap kali ada perayaan Imlek, Ayah saya mengajak seluruh keturunannya mulai dari anak-anaknya, hingga cucu-cucunya untuk datang ke rumah guru ayah saya,” pungkas James Riady. # osk