DKP Akan Hidupkan Pasar Seni yang Digagas Alex Noerdin
Palembang Dalam Asian Games 2018
Palembang, BP
Dewan Kesenian Palembang (DKP) sebagai lembaga seni berupaya meningkatkan aktivitas kesenian di Palembang, terutama kesenian yang dapat menggairahkan suasana pesta olahraga Asian Games 2018 di kota Palembang.
“Saat ini DKP sudah memulai panggung ekspresi seni yang kita sebut De’ Kape. Setelah itu akan menyusul Pasar Seni, dan satu program lagi pembentukan sanggar seni tingkat kecamatan yang kami beri nama Rompok Seni,” Kata Ketua DKP Vebri Alintani, Minggu (14/2).
Menurutnya De’ Kape adalah panggung seni yang dikemas dengan konsep kafe.
“Bedanya dengan kafe biasa adalah menunya. Di De’ Kape akan menyajikan pertunjukan seni sebagai menu utama, baru kemudian kulinernya. Semua bentuk seni pertunjukan, baik tradisional maupun seni modern akan disajikan, mulai dari musik berbagai genre termasuk musik, teater, puisi, tari, dan pertunjukan lainnya,” katanya.
Menurutnya bagi para wisatawan yang ingin menikmati kesenian tradisional kami akan menyiapkannya. Saat asian games nanti kami berharap dapat menjadi salah satu tujuan kongkow para wisatawan.
“Sementara kami juga akan menyelenggarakan pasar seni yang menyiapkan souvenir khas Sumsel,” katanya.
Sedangkan Lokasi De’ Kape dan Pasar Seni ini berada di belakang museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. “Menurut sejarahnya lokasi ini telah dibentuk sebagai Pasar Seni oleh H Alex Noerdin, Gubernur Sumsel ketika beliau menjadi Kadin Budpar Palembang tahun 90-an,” katanya.
Lokasi ini menurutnya sangat strategis dan H Alex Noerdin telah memikirkannya sejak lama yang waktu itu masih belum ditata seperti sekarang ini.
“Untuk membuat film akan kami rencanakan tahun 2017. Tahun ini kami prioritaskan program yang disebutkan tadi. Selain itu, tahun ini juga ada program legislasi yakni pengusulan Perda Seni Kota Palembang,” katanya. #osk