Muba Bentuk Desa Peduli Api
Sekayu, BP
Mendukung program pemerintah Sumatera Selatan Bebas Asap, agar bencana asap tidak terulang kembali, Musi Banyuasin akan membentuk desa peduli api. Fokusnya untuk pencegahan dan kebekaran hutan.
Hal tersebut dikatakan oleh Plt Kepala Dinas Kehutanan Muba Sumatro. Pembentukan dan pembuatan desa peduli api ini akan diutamakan di lokasi sekitar kawasan hutan.
“Pembentukan serta pembuatan desa peduli api ini kita lakukan dengan pola pemberdayaan masyarakat berpendidikan lingkungan, dengan dipantau oleh Pemda,TNI,Polri,” katanya saat dihubungi kemarin.
Lanjutnya, nanti apabila didesanya terbebas dari api, dalam arti kata tidak terjadi kebakaran, pemerintah akan memberikan reward kepada desa tersebut. “Ya,kita akan berikan penghargaan atau reward untuk desa terbebas dari api,” ungkap Sumatro.
Sumatro menerangkan, adapun pembentukan desa peduli api ini yang ada sembilan desa. Mereka dibentuk oleh Manggala Agni, Dinas Kehutanan, dan perusahaan.
“Sembilan desa tersebut berada di empat kecamatan. Untuk Kecamatan Bayung Lencir yaitu Desa Muara Medak, Mendis, Pulai Gading, Muara Merang, dan Desa Kepayang, lalu Kecamatan Tungkal Jaya, desanya Desa Berlian Jaya, dan Desa Pangkalan Tungkal, Kecamatan Keluang yaitu Desa Dawas, dan Kecamatan Lalan yaitu Desa Wonorejo.” paparnya.
Di 9 desa tersebut akan dibentuk dua regu yang mana jumlah keseluruhan, dengan anggota keseluruhan ada 270 orang.
“Nanti bulan Maret kita akan adakan pembinaan terhadap regu desa, yang akan dlaksanakan di Sekayu, dengan instruktur dari dinas kehutanan Provinsi, Dishut Muba, serta Manggala Agni,”pungkas Sumatro.#arf