Perkuat Program KB, Pemprov Luncurkan Kampung KB

13

IMG03169-20151228-1206-950x713Palembang, BP

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan melakukan peluncuran program Kampung Keluarga Berencana (KB) Tingkat Provinsi Sumsel di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, tepatnya di bawah Jembatan Musi II, Palembang 18 Februari mendatang.

Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel Drs Akhmad Najib menuturkan, program ini dilakukan demi memperkuat program KB seperti yang diinstruksikan Presiden RI  Joko Widodo.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di Kelurahan Karang Jaya berjumlah 428 PUS dengan jumlah PUS yang ber-KB sebanyak 319 PUS dan yang tidak ber-KB sebanyak 109 PUS.

Baca Juga:  Feby Deru Harapkan Aksi  Donor Darah Rutin Digelar Untuk Memenuhi Kebutuhan Stok  Darah Bagi Pasien Operasi dan Cuci Darah

“Tujuan diadakannya program ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa/kelurahan melalui program kependudukan yakni KB dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas,” ujarnya usia Rapat Peluncuran Kampung KB di Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (5/2).

Dirinya mengakui, saat ini dampak Program KB di Indonesia khususnya di Sumsel belum terlalu kentara. Untuk itu, perlu diadakan Program Kampung KB dalam rangka reformasi sektor KB. Program ini harus dilakukan secara matang agar benar-benar terlaksana sebagai mana mestinya.

Baca Juga:  Persaingan Ketat Di Pilkada Palembang

Adapun kriteria Kampung KB adalah daerah yang kumuh, pesisir atau nelayan, Daerah Aliran Sungai (DAS), bantaran kereta api, kawasan miskin, terpencil dan lainnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Wilayah Sumsel Ary Goedadi mengatakan, kota pertama yang melaksanakan Program Kampung KB adalah Cirebon di sebuah kampung nelayan. Khusus untuk Sumsel, Kampung KB ditetapkan di Kecamatan Gandus, sebagai tempat pertama yang melaksanakan Program Kampung KB karena Paling memenuhi kriteria dan dianggap yang paling siap.

Baca Juga:  Sosialisasi KB, Tekan Tingkat Kelahiran

Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Kota Palembang Heri Aprian merasa diberi kehormatan karena disetarakan dengan provinsi dalam pelaksanaan program nasional dari Presiden.

“Kota Pelembang dapat kehormatan, karena disetarakan dengan Provinsi Sumsel melakukan peluncuran Kampung KB,” pungkasnya. #idz/ril

Komentar Anda
Loading...