Kadin Kembangkan Sabut Kelapa Untuk Ekspor

20
 Sumsel Jadi Pilot Project

eddy-ganefo-ketua-kadin_20151022_103952(1)Palembang, BP
Besarnya potensi pengembangan sabut kelapa di Provinsi Sumatera Selatan terutama di kawasan Tanjung Api-Api (TAA) akan dikembangkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) guna diekspor ke sejumlah negara terutama Cina
Hal ini akan membuka peluang Kadin Indonesia untuk  mencetak sejuta pengusaha akan buka peluang masyarakat atau yang baru lulus kuliah menjadi pengusaha UKM bisnis limbah kelapa (sabut kelapa).
“Yang selama ini banyak terbuang. Kalau dikumpulkan triliunan. Bisa dibuat coco beat, jok mobil dan peredam. Selama ini dibuang tidak termanfaatkan di Palembang di TAA sangat banyak jadi ini potensi jadi Kadin Indonesia lihat untuk di kembangkan ,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia H Eddy Ganefo, Minggu (31/1).
Eddy selama ini bahan sabut kelapa ini banyak di jalan TAA banyak. Masyarakat yang berminat akan diajak. Akan dipasarkan ke luar negeri, khususnya ke Cina yang sudah banyak permintaan.
Menurutnya usaha sabut kelapa ini akan memberikan dampak mengurangi pengangguran, sehingga menciptakan pengusaha baru.
“Satu usaha coco pit membutuhkan 120 pekerja. Bayangkan kita bisa bayangkan dikalikan. Kita sudah mengurangi kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat. Ini juga meningkatkan PAD setempat. Serta berdampak ke bisnis lain,” katanya.
Sabut coco pit  merupakan  media tanam yang sangat subur. Ini sudah dilakukan di Padang untuk media tanam ubi. Yang biasa sebesar jempol jari bisa sebesar paha. Untuk yang lainnya juga. Ada mesinnya untuk diolah.
“Pilot projectnya di Palembang. Kita memberdayakan TAA. Kadin Indonesia berharap dermaga TAA cepat selesai karena ini untuk ekspor.Kita juga akan kerjasama dengan  perguruan tinggi. Akan kita buat buat pelatihan. Kita kerja sama dengan Asosiasi Sabut Kelapa,” ujarnya.
Untuk itu nantinya  pihaknya akan melakukan latihan  usaha ini dalam jangka waktu satu atau dua bulan ini dan dalam waktu dekat akan di launching bersama menteri terkait di Sumsel terutama Palembang. Bagi yang berminat bergabung akan diumumkan secepatnya apakah langsung dari Kadin Pusat ataukah Kadin daerah.
Menurutnya Kadin Indonesia nantinya akan menggandeng Menteri UKM, Menteri Desa supaya membantu menjadi pengusaha maupun pekerja termasuk sisi permodalan.
“Kita juga jamin untuk pemasarannya,” katanya. #osk

Baca Juga:  Pertanian Perkotaan Tekan Inflasi
Komentar Anda
Loading...