World Bank Bantu Sumsel Cegah Karhutla
Palembang, BP
Sebanyak 16 pejabat senior Bank Dunia (World Bank) yang dipimpin Wakil Presiden Bank Dunia Bidang Pembangunan Berkelanjutan Laura Tuck mendatangi Griya Agung Palembang untuk berbincang langsung dengan Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, Jumat (22/1) malam.
Kedatangan para pejabat tinggi dunia tersebut untuk membantu Pemprov Sumsel dalam mencegah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar tidak terjadi lagi di provinsi ini.
Selain itu, Laura mengungkapkan, pihaknya pun akan mempelajari Community Driven Development (CCD), yakni pembangunan di bidang penataan sumber air, sanitasi, dan penyediaan infrastruktur berbasis masyarakat.
“Ini adalah kedatangan pertama kami ke Sumsel. Oleh karena itu, kami akan meninjau terlebih dahulu ke lapangan sebelum menentukkan program apa yang akan kami berikan di sini,” tuturnya.
Dikatakan, hasil peninjauan lapangan tersebut akan dibahas di World Bank dan menjadi pertimbangan atas bantuan program-program untuk Sumsel. “Kami support agar tak ada lagi karhutla di Sumsel ke depannya,” tambahnya.
Sementara itu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menuturkan, World Bank bakal membantu dalam program pembangunan pascakebakaran dan pencegahan karhutla di Sumsel. Menurutnya, Sumsel cukup beruntung karena di Indonesia hanya Sumsel sendiri yang dibantu oleh World Bank.
“Bantuan yang akan mereka berikan berbentuk program yang didanai oleh mereka. Kami tidak menerima bantuan dana langsung,” tegasnya
Pihaknya langsung mempresentasikan kondisi Sumsel dan perwakilan World Bank juga mempelajari tentang irigasi dan kondisi lahan yang telah terbakar. Gubernur mengatakan, mereka akan meninjau dan mengambil sample di Air Sugihan, OKI untuk dijadikan dasar dalam membantu.
“Mereka benar-benar fokus akan membantu Sumsel. Kita harap semuanya lancar dan Sumsel kembali mendapatkan donor untuk mencegah karhutla tahun ini,” tandasnya. #idz