Pilkada Serentak di Sumsel Aman & Kondusif

10

gub di OI lugaMuaratara, BP

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tujuh kabupaten Sumatera Selatan berjalan aman dan kondusif. Seluruh paslon dan kelompoknya terhindar dari konflik.

Warga pemilih di Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, Musirawas, Musirawas Utara, dan Penukal Abab Lematang Ilir pada Rabu (9/12) kemarin dalam arus besar mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di daerah masing-masing.

Penetapan 9 Desember sebagai hari libur nasional menambah warga di tujuh kabupaten yang menyelenggarakan pilkada lebih fokus menyalurkan haknya. Sebagian besar malah menikmati dan merayakan pesta demokrasi itu.
Proses pilkada ini dipantau langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson.

Keduanya naik helikopter dan mendarat mulus di Bandara Silampari sekitar pukul 12.44. Diterima Penjabat Bupati Mura, Riki Junaidi, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Penjabat Muratara Agus Sugiantoro dan Dandim 0406, Letkol Arm Wiwin Sugiono.
Setelah itu, Gubernur dan Pangdam beserta rombongan meluncur ke pendopoan Bupati Mura. Di sini bergabung pula Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Padri yang sudah sehari sebelumnya melakukan pemantauan.

Rombongan sempat berisirahat sejenak untuk makan siang dan selanjutnya sekitar pukul 13.51, rombongan Gubernur, Pangdam, dan Kapolda bergerak ke untuk meninjau TPS baik di Mura serta Muratara.
Sebelumnya, Alex Noerdin menjelaskan telah melihat kesiapan, situasi serta memantau langsung ke sejumlah wilayah yang melaksanakan pilkada yakni OI, OKU, PALI, dan Mura.

“Melihat kesiapan, melihat situasi, memantau langsung. Jadi ini yang keempat. Sebelumnya kita dari OI, OKU, PALI, Mura, dan ini menuju Muratara,” bebernya.
Sejauh itu, kata orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini, pelaksanaan pilkada untuk sementara aman dan kondusif.

Sedangkan Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Purwadi Mukson tidak banyak memberikan statement. Ia mengatakan kedatangannya untuk memantau lapangan. “Keliling saja,” katanya singkat.
Sama halnya dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Padri. Dari beberapa TPS yang dikunjunginya di Kabupaten Mura ia menyebut pilkada berjalan aman.

Baca Juga:  Mencari Pemimpin Pekerja, Pemimpin atau Penguasa? 

Di Kabupaten Mura tercatat 287.583 daftar pemilih tetap (DPT). Dari 14 kecamatan terdapat 840 TPS yang tersebar di 199 desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Mura.
Tiga pasangan calon yang bertarung di Kabupaten Mura yakni nomor urut 1 Hj Ratna Mahmud Amin dan Zabur Nawawi. Nomor urut 2 yakni H Hendra Gunawan yang berpasangan dengan Suwarti. Paslon nomor urut 3 yakni Zulkarnaen dengan Hj Ratna Ibnu Amin.
Dari paslon tersebut, hanya Suwarti, pasangan dari Hendra Gunawan, yang melakukan pencoblosan. Suharti melakukan pencoblosan di TPS 1, Kelurahan Pasar Megang Sakti, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura. Sedangkan paslon yang lainnya tidak melakukan pencoblosan karena berdomisili di luar Mura.
“Sampai berapa TPS yang kita sampel ditinjau bersama dengan Pak Kapolda tadi, semuanya berjalan aman, kondusif,” kata Penjabat Bupati Mura Riki Junaidi.
Terpisah, pelaksanaan pikada di Kabupaten Muratara diwarnai insiden kecil seperti di TPS Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir. Diduga terjadi kesalahpahaman antara saksi dan saksi. Dan insiden tersebut sudah dapat diselesaikan oleh petugas.
Dandim 0406 Mura Lubuklinggau dan Muratara Letkol Arm Wiwin Sugiono membenarkan adanya kejadian insiden kecil tersebut.Dijelaskannya, insiden itu hanya kesalahpahaman dan sudah diselesaikan ke Panwas. “Kalau ada unsur hal-hal lain, mungkin pihak kepolisian menanganinya,” jelasnya.

Akui Kekalahan

Meski KPU OKU belum melakukan rapat pleno penetapan pemenang Pilkada OKU 2015, kandidat nomor urut 1 Hj Percha Leanpuri dan H Nasir Agun mengakui keunggulan pasangan nomor urut 1 H Kuryana Azis dan Drs Johan Anuar.
Diketahui baik melalui hasil quick count maupun real count, perolehan suara pasangan bekerja unggul di kisaran 60:40 persen dari pasangan Percha Nian.
Hasil itu pun kurang lebih sama dengan hitungan tim Percha Nian melalui quick count dan real count mereka sendiri, kurang lebih perbandingannya di kisaran 60- 40 persen.
“Setelah melihat hasil quick count dan real count, kita menerima apa yang menjadi keputusan masyarakat OKU,” ujar Ketua Tim Pemenangan Percha Nian H Noversa didampingi Sekretarisnya A Edison dan politisi PKS Eko Sungkono Patra, dalam keterangan resminya di rumah aspirasi petang kemarin.

Baca Juga:  Utang Rp200 Ribu, Irwanto Tikam Teman Dekatnya

Tak banyak cakap dan meski dengan suasana sedih, Paslon Percha Nian kata dia, dengan berbesar hati mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan Bekerja pada pesta demokrasi tahun ini.
“Selamat pada Paslon 1 (Bekerja). Dari hasil itu kita juga mengakui putusan rakyat OKU. Sekali lagi, baik ibu Percha maupun Pak H Nasir mengucapkan selamat,” imbuhnya.
Di kesempatan itu, pihaknya tak lupa mengucapkan terima kasih pada pendukung Percha Nian beserta tim. Dan pihaknya juga  tetap menunggu mekanisme dari KPU setempat.

Di lain tempat, wajah Hj Rusmiyati Kholid Mawardi perlahan memerah dengan mata yang semakin sendu setelah mengetahui hasil quick count saksi di lapangan dengan data yang menyatakan bahwa perolehan suara pasangan nomor urut 1 HM Kholid MD dan Feri Antoni (Kholid-Feri) mengungguli kedua kandidat lainnya yakni Edward Jaya Sugeng Supriyanto (Edward-Sugeng) dan Juanda-Didi Apriadi (JADI).

Meski terlihat berusaha untuk tidak meneteskan air mata, kedatangan teman-teman dan relawan serta tim yang terus menerus memberikan selamat atas perolehan suara tertinggi suaminya membuat Rusmiyati tidak mampu membendung air matanya.

Terlihat jelas dia meneteskan air mata karena tidak mampu menahan tangis haru atas kemenangan suaminya.

Ketika diwawancarai, Rusmiyati mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja keras seluruh tim dan kepercayaan masyarakat terhadap pasangan HM Kholid-Feri sehingga mampu meraih suara terbanyak dalam quick count baik versi saksi di lapangan maupun versi pemerintah daerah.

“Keberhasilan ini adalah kerja keras kita semua. Tolong ingatkan saya jika nanti agar tidak berubah. Namun Insya Allah saya tidak akan berubah. Saya masih seperti dahulu dan seperti yang sudah kalian kenal,” katanya.

Baca Juga:  Special Screening dan Jumpa Fans Film "Kapal Goyang Kapten" di PS Mall Meriah

Rusmiyati mengaku, perjuangan untuk mendapatkan suara terbanyak dalam pilkada tersebut cukup berat dengan berbagai rintangan.

Namun rintangan setelah dilantik akan lebih berat dibandingkan dengan ketika sudah dilantik menjadi bupati dan wakil Bupati OKU Timur 2016-2021.

Pengamatan di lapangan, hasil quick count sementara dari saksi di lapangan pasangan HM Kholid MD memperoleh suara terbanyak dengan 181.194 suara atau 58.60 persen, sedangkan nomor urut 2 memperoleh suara sebanyak 104.354 suara atau 33.75 persen.

Sedangkan pasangan nomor urut 3 meraih suara sebanyak 23.661 suara atau 7.65 persen dengan total suara sebesar 309.209 suara dari total seluruh mata pilih sebanyak 486.487 pemilih.

Keunggulan pasangan nomor urut 1 dibandingkan dua kandidat lainnya juga terlihat dari hasil quick count pemerintah daerah OKU Timur. Berdasarkan hasil quick count pemerintah daerah, pasangan nomor urut 1 Kholid-Feri memperoleh suara sebanyak 104.937 suara atau 57,90 persen.

Sedangkan pasangan nomor urut 2 Edward-Sugeng memperoleh suara sebanyak 83.828 suara atau sebanyak 34,44% persen, dan pasangan nomor urut 3 JADI memperoleh suara sebanyak 18.649 suara atau sebanyak 7,66%  persen.

“Untuk jumlah pemilih yang masih sebanyak 248.622 pemilih, dan jumlah golput sebanyak 237.865 suara. Adapun suara tidak sah sebanyak 5208,” hasil quick count Pemkab OKU Timur.

Sementara Calon Bupati HM Kholid MD saat dikonfirmasi mengaku terharu dan berjanji tidak akan melupakan apa yang telah dijanjikannya kepada masyarakat untuk memajukan OKU Timur sehingga menjadi kabupaten yang aman dan nyaman.

“Saya ucapkan terima kasih kepada penyelenggara yang telah bekerja keras dalam mensukseskan pilkada serentak ini. Dan kepada tim sukses saya juga ucapkan terima kasih karena telah bekerja keras sehingga dalam perhitungan sementara pasangan Kholid-feri unggul dari dua pasangan lainnya,” kata Kholid. #kur/hab/osk/hen/wan/her

Komentar Anda
Loading...