Kapolda Sumsel Berkantor di Musirawas

12

Pilkada di Sumsel Berjalan Kondusif

IMG-20150506-01204Palembang, BP
Pemilahan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Sumsel yang tengah digelar, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Iza Fadri turun langsung dan berkantor di Mapolres Musirawas untuk memantau Pilkada di Muratara dan PALI.

“Kapolda Sumsel langsung memantau Pilkada di Muratara. Sampai hari ini Kapolda Sumsel masih berada di Muratara,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova, Rabu (9/12).

Baca Juga:  Hanya 25 Bacakada Ikuti Pemaparan Visi dan Misi DPD Partai Demokrat Sumsel

Selain Kapolda Sumsel, masih dikatakan Djarod, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zachri juga ikut memantau Pilkada serentak di beberapa kabupaten/kota seperti Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, dan Ogan Ilir (OI).

Menurut Djarod, dalam pelaksanaan Pilkada serentak yang ada di Sumsel dilakukan pengamanan secara maksimal baik dari Polda Sumsel maupun Kodam II Sriwijaya. Pengamanan tidak hanya dilakukan di Tempat Pemilihan Suara (TPS), tetapi saat pendistribusian logistik ke TPS anggota juga tetap melekat hingga pemilihan selesai dilakukan.

Baca Juga:  Bigbos Thamrin Group Diperiksa 2 Jam

“Tak hanya itu, pengamanan juga akan dilakukan hingga pengiriman surat suara ke KPU. Anggota akan tetap melekat hingga semuanya berjalan aman. Sejauh ini kondisi masih kondusif,” kata Djarod.

Mengenai kendala, sambung Djarod, sejauh ini belum menemukan kendala. Bahkan, saat ini anggota gabungan baik dari Polda, Polres dan TNI melakukan pengamanan langsung di TPS di tujuh kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada.

Baca Juga:  Ratusan Warga Muara Enim Desak Gubernur Sumsel  Lantik Wabup Muara Enim Terpilih

Dikatakan Djarod, pengamanan dilakukan mulai dari tahapan hingga pendistribusian logistik ke TPS, termasuk ke lokasi pengamanan termasuk kotak dan logistik yang dikirim. Semua personil akan dikerahkan untuk pengamanan.

“Anggota akan selalu menempel di logistik hingga keamanan logistik tetap terjaga. Tidak ada ada sabotase atau tindakan untuk melakukan manipulasi terhadap logistik yang ada. Pasukan pengamanan sekitar empat ribu di lapangan dan empat ribu untuk cadangan,” kata Djarod. #rio

Komentar Anda
Loading...