Ini Konsekuensi Untuk Kenyamanan Jangka Panjang

18

Kadishub Sumsel Soal Macet Karena LRT

IMG_000000_00000031Palembang, BP
Pembangunan Light Rail Transit di Jalan Kolonel H Burlian, KM 6,5 tepatnya di depan Graha Pena menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Pengerjaan tiang pondasi jalur kereta cepat ringan yang baru dimulai Selasa (8/12) hari ini memakan sebagian badan jalan. Satu dari tiga lajur yang terdapat di titik tersebut ditutup oleh seng dan rangkaian alat berat untuk memancang masih tergeletak karena belum dipasangkan.

Baca Juga:  Baznas Palembang Mulai Perbaiki Balai Pertemuan, TACB Ingatkan Kaedah Perbaikan Objek Cagar Budaya

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengungkapkan, kemacetan yang terjadi sebagai dampak dari pembangunan LRT harus dimaklumi oleh masyarakat.

“Ini konsekuensi untuk pembangunan yang lebih baik. Tentu ada ketidaknyamanan saat pengerjaan dan proyeknya belum selesai. Namun ketika nanti LRT selesai, kemacetan pun akan berkurang. Masyarakat akan lebih nyaman lagi karena ada transportasi massal yang murah,” ujarnya saat dikonfirmasi BeritaPagi, Selasa (8/12).

Baca Juga:  LRT Palembang Bukan Untuk Transportasi Wisata

Yang terjadi di Palembang saat ini, Nasrun menjelaskan, sebelumnya pernah terjadi di kota-kota besar dunia lainnya, seperti Sidney dan Kuala Lumpur.

“Sebelumnya pun kami telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila kenyamanannya terganggu selama pembangunan. Namun setelah pembangunan selesai, semua pasti puas dan nyaman,” tambahnya. #idz

Komentar Anda
Loading...