Disanksi, Nasrun Gelar Rapat

10

Palembang, BP

Setelah dijatuhkan sanksi berupa denda sebesar Rp10 juta dan tak dapat mendampingi tim di dua pertandingan pada turnamen berikutnya yang digelar Mahaka Sport and Entertaiment, Manajer Sriwijaya FC Nasrun Umar angkat bicara.

Ia mengatakan, dirinya akan mengajak jajaran manajemen SFC untuk menggelar rapat, membahas langkah seperti apa yang akan diambil atas hukuman tersebut.

“Sekarang saya masih berada di luar kota. Baru mendengar dari sejumlah media kalau saya mendapat sanksi. Setelah pulang, hari ini atau besok, saya akan langsung mengajak manajemen untuk membahas tindakan apa yang akan diambil nantinya,” ucapnya ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (8/12).

Baca Juga:  SFC Pagari Pemain Dengan Uang Muka

Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Provinsi Sumatera Selatan menambahkan, dirinya belum bisa mengambil langkah kongkrit. Apakah akan mengajukan banding atau tidak.

“Semua itu akan dibahas dalam rapat nanti. Kita bukan mencari siapa yang benar dan salah, namun langkah apa yang akan diambil. Selain itu, kita juga akan membahas permasalahan yang menimpa sepakbola Indonesia,” ujar Nasrun.

Baca Juga:  Aneh, Masuk Grup Neraka RD Malah Bersyukur

Untuk diketahui, berdasarkan, hasil sidang komdis bernomor 002/KEP/KD/ICJS/XII-15, Nasrun Umar dinyatakan bersalah atas tindakan yang dilakukannya pada menit 42 pertandingan Jenderal Sudirman Cup menghadapi Persija Jakarta. Saat itu, Nasrun melancarkan protes keras kepada wasit di lapangan, bahkan ia melakukannya sebanyak dua kali.

Mahaka Sport kemudian menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar Rp10 juta kepadanya dan dilarang mendampingi tim sebanyak 2 pertandingan yang diselenggarakan Mahaka Sport.

Baca Juga:  Waspadai Pergerakan Kim Jeffrey

Demi mengembalikan nama besar dan kejayaan SFC di kancah persepakbolaan Indonesia, Nasrun berharap kritikan dan masukan dari suporter.

“Saya berharap bantuan dari semua pihak, terutama pecinta SFC, demi membangun klub,” ujarnya. O sug

Komentar Anda
Loading...