Dinkes Muaraenim Mulai Fogging Massal
Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Muaraenim mulai melakukan pogging massal di pemukiman masyarakat. Itu dilakukan untuk mengantisifasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk.
“Mulai hari ini kita sudah melakukan fogging massal ke pemukiman penduduk. Ini kita lakukan mumpung curah hujan belum begitu tinggi, sebagai upaya mengantisifasi penyebaran penyakit DBD disebabkan oleh nyamuk,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Muaraenim, dr Yan Riadi, Selasa (1/12).
Sebelumnya, Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakitnya, Rodiah SKM, mengatakan fogging massal akan dilakukan mulai awal bulan Desember. “Fogging masal itu dilakukan pada awal Desember ini di 55 desa di 15 kecamatan di wilayah Muaraenim. Selain melakukan fogging masal, juga dilakukan surat edaran bupati pencegahan DBD,” jelas Rodiah SKM.
Menurutnya, fogging masal dilakukan, untuk membasmi perkembang biakan nyamuk penyebab DBD. Sedangkan surat edaran bupati telah disampaikan kepada setiap camat dalam wilayah Muaraenim. Surat edaran itu bernomor 443/828/Kes/2015 tentang kesiapan peningkatan kasus DBD.
“Surat edaran sudah disampaikan kepada camat untuk disosialisasikan kepada masyarakat supaya melakukan pencegahan dini DBD,” jelasnya. Pencegahan tersebut dapat dilakukan masyarakat dengan membersihkan lingkungan rumah masing-masing. Memberantas sarang nyamuk DBD di rumah masing masing dalam bentuk kegiatan 3 M (menguras, menutup dan menimbun).
Selain itu memelihara ikan pemakan jentik nyamuk di kolam atau bak penampungan air. Selama periode Januari-November 2015, jumlah kasus DBD di Muaraenim tergolong kecil. Itu desebabkan adanya kemarau panjang yang terjadi mulai bulan Juni sampai November.
Jumlah kasus DBD pada bulan Januari 73 kasus, Februari 61 kasus, Maret 26 kasus, April 23 kasus. “Bulan Januari sampai April jumlah kasus DBD memang agak banyak karena masih musim penghujan,” jelasnya. Sedangkan bulan Mei 10 kasus, Juni 10 kasus, Juli 4 kasus, Agustus 3 kasus, September 10 kasus, Oktober 12 kasus dan Novemver 8 kasus.
Sementara itu, masyarakat menghendaki, agar kegiatan pogging masal yang akan dilakukan Dinas Kesehatan Muara Enim sampai ke lorong lorong dan gang gang pemukiman penduduk. Tujuannya, agar lingkungan masyarakat yang berada di gang gang dan lorong lorong dalam kelurahan maupun desa terkesa pogging masal.#nur
