Perbaikan BKB Minta Dana Pusat

13

Palembang, BP

Kondisi Benteng Kuto Besak (BKB) yang merupakan salah satu ikon Kota Palembang kurang terawat. Dinding BKB tampak kusam, kotor, dan dipenuhi lumut. Seakan tak berdaya, Pemerintah Kota Palembang akan mengusulkan dana dari pusat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PUCK) Kota Palembang Syaiful mengatakan, saat ini pihaknya akan meminta bantuan kepada pemerintah pusat karena pihaknya memprediksi dana yang dibutuhkan untuk perbaikan pelataran BKB tersebut sekitar Rp6 miliar.

“Perbaikannya sangat banyak jika menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Maka lebih baik dialihkan kepada pembangunan yang lebih mendesak,” katanya, Sabtu (10/10).

Baca Juga:  SKK Migas Berkomitmen Dorong Penerbitan Aturan Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat

Dirinya juga mengakui, bahwa dinding BKB sudah lama tidak dilakukan perbaikan, karena itu terlihat sangat kotor dan dipenuhi dengan lumut. Diperkirakan sudah sekitar 3 tahun dinding ini tidak dirawat, ditambah lagi terkena hujan dan panas sehingga wajar jika terlihat sangat kotor.

Kami berharap setelah dilakukannya pengecatan ini maka masyarakat ikut menjaga kebersihan dinding tersebut. “Memang sudah lama tidak ada perwatan, sehingga harus dengan dana besar untuk memperbaikinya,” kata Syaiful.
Dijelaskannya, saat ini pihaknya tengah melakukan pengukuran dinding tersebut agar dapat menentukan berapa banyak cat yang akan digunakan untuk perbaikan dinding BKB itu.

Baca Juga:  Deklarasi P4S Wilayah Sumatera Meriset , MoU dengan Unsri Dan Pameran Karya P4S: Dorong Peningkatan SDM Pertanian di Ogan Ilir

“Saat ini kami hanya dapat membantu perbaikan pengecetan saja, sedangkan untuk perbaikan seluruh pelataran sendiri dana kami tidak cukup untuk keseluruhan,” ujarnya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan sudah selayaknya BKB diperbaiki, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palembang seharusnya lebih memperhatikan kodisi ini.

“Saya minta Disbudpar untuk memperhatikan dinding BKB karena ini merupakan salah satu icon Kota Palembang jangan dibiarkan kotor ataupun lumutan,” kata Harnojoyo.

Baca Juga:  Penahanan Marrohati Berakhir Tapi Belum Dibebaskan, Suwito Winoto Akan Lapor Ke Pihak Terkait

Sementara itu, menjaga agar kunjungan wisata di Palembang lebih baik lagi, Kepala Disbudpar Kota Palembang Yanuarpan mengatakan perbaikan dan pengecetan untuk di dinding BKB bukan tugas pihaknya.

Pihaknya hanya melakukan pengelolaan sedangkan untuk perbaikan fisik sendiri kembali ke Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PUCK) Kota Palembang.
“Kami ini hanya sebatas pengelolaan saja, kami tidak pernah melakukan perbaikan fisik, untuk perbaikan fisik itu kembali ke dinas PU,” jelasnya.#ren

Komentar Anda
Loading...