2 Bangunan Kolam Liar Berdiri Bebas di Danau Ranau
Muaradua, BPDua bangunan kolam renang di pinggir pantai Danau Ranau diduga bangunan liar. Pasalnya kedua kolam tersebut berdiri di kawasan wisata Danau Ranau.
Menurut warga sekitar, kedua kolam renang tersebut sudah lama berdiri, akan tetapi belum ada teguran dari PemeRintah Daerah.
“Sampai sekarang masih beraktivitas seperti biasanya, berarti tidak ada tindakan dari pemerintah, padahal keberadaannya dari tahun jamak, “ujar salah satu warga sekitar, Rahmat, Kamis (21/4).
Tak hanya itu, ketiadaan tindakan dari pemerintah membuat sang pemilik memperluas bangunan tempat berenang tersebut.
“Semestinya pemerintahada tindakan, masa area wisata milik pemerintah ini dijadikan aset pribadi. Dan sekarang malah diperluas,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bahdozen Hanan, SPd ketika dikonfirmasi membenarkan jika kedua bangunan tersebut merupakan bangunan liar.
“Kita sudah tanyakan kepada sang pemilik mapun ke perizinan terpadu dan lingkungan hidup, bahwasanya bangunan itu tidak ada izin IMB maupun amdal, ” katanya di ruangan kerjanya.
Dozen menjelaskan, bangunan kolam renang yang menggunakan air danau itu, tentu merugikan Pemerintah Daerah, karena distribusi dari penghasilan kolam tersebut masuk ke kantong pribadi.
“Jangankan bayar pajak, izin saja tidak ada, dan ini jelas merugikan pemerintah,” jelas dia.
Selain itu, lanjut dia, kedua kolam tersebut mencemari lingkungan DanauRanau. Karena banyak sampah yang berhamburan dari kolam hanyut ke tengah-tengah danau. “Sudah tidak ada izin, mencemari lingkungan pula,” tukasnya.
Oleh sebab itu, pihaknya langsung memberikan surat peringatan (SP) I kepada sang pemilik dan ditembuskan ke Kantor Perizinan Terpadu Serta Kantor Lingkungan Hidup.
“Sudah kita layangkan SP I ke sang pemilik. Jika masih membandel akan kita tertibkan secara paksa,” kata dia.
Karena sesuai dengan tata kelola wilayah pariwisata, tidak boleh ada bangunan liar yang berdiri di wilayah pantai Danau Ranau.
“50 meter dari bibir pantai danau harus seteril dari bangunan,”ungkap Dozen. #bob