Penderita ISPA di Palembang Turun 5.000

21

 Palembang, BP

lounching kartu Indonesia Sehat (2)Jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Palembang di September mencapai 12 ribu penderita. Jumlah ini turun 5.000 pasien dibandingkan bulan lalu yang mencapai 17.000 pasien.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr Anton Suwindro mengatakan, penderita ISPA akibat kabut asap tertnggi tahun ini terjadi pada Agustus. Dia mengatakan, kungkungan kabut asap di Palembang bersifat fluktuatif.

Baca Juga:  Ratusan Eks Buku Biografi Anak Residen A Rozak,  Delima  Rozak Tatung Disumbangkan Ke Perpusnas dan Dispustaka Sumsel

Hal itulah yang menyebabkan penderita ISPA tahun ini lebih kecil dibanding tahun 2014, dimana angka penderitanya mencapai 20 ribuan. “Berdasarkan data kami, penderita ISPA mulai mulai meningkat di bulan Juli yang bukan disebabkan kabut asap. Di mana penderita ISPA mencapai 16 ribu jiwa. Untuk sekarang, kondisi kabut asap sepertinya sudah mulai berkurang. Setiap Puskesmas memantau jumlah penderita ISPA di masing-masing kecamatan.,” ujarnya, Senin (5/10).

Baca Juga:  Soal Dukungan Suku Jurai Besemah di Pilgub ,  Ini Tanggapan Bacagub Sumsel Ir Holda Msi

Pihaknya telah meminta seluruh puskesmas untuk meningkatkan pelayanan dengan menyiapkan obat-obatan. Melalui Puskesmas, Dinkes terus melakukan sosialisasi antisipasi ISPA akibat kabut asap.

“Meski sudah mulai berkurang, masyarakat tetap diminta waspada. karena sifat kabut asap ini fluktuatif dan bisa datang secara tiba-tiba. Kami harap masyarakat juga dapat menjaga kesehatan, dengan mengurangi aktifitas di luar rumah yang tidak mendesak, dan perbanyak minum air putih agar membersihkan racun-racun dalam tubuh,” tandasnya. #ren

Baca Juga:  Ketua DPD RI Minta Presiden Dorong Negara G20 Adopsi Pajak Minimum Global untuk Korporasi

 

Komentar Anda
Loading...