Minta Bonek Dewasa
Palembang, BP
Sriwijaya FC (SFC) menghawatirkan tindakan suporter Persebaya 1927 yang dikenal sebagai Bonek, karena tidak mengakui keberadaan Persebaya United.
Pertemuan pertama SFC dengan Persatuan Sepakbola Surbaya (Persebaya) United di babak delapan besar Piala Presiden 2015, akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (20/9) mendatang.
Manajemen SFC tidak keberatan pertandingan digelar di kandang klub berjuluk Bajul Ijo. Satu hal yang diminta manajemen SFC adalah suporter Persebaya bersikap dewasa.
“Kami tidak meminta SFC dijaga secara khusus atau ada pengawalan, karena kami percaya kepada penyelenggara bisa menjamin keamanan tim, ofisial, dan pelatih di sana (Surabaya-red),” ujar Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid, Senin (14/9).
Faisal menyampaikan, dalam sejarah persepakbolaan Tanah Air, Laskar Wong Kito tidak pernah terlibat konflik dengan Persebaya atau pun suporter mereka (Bonek).
“Semoga tidak terjadi apa-apa di laga away
perempat final tim di Surabaya. Bonek juga harus dewasa jangan sampai rusuh saat pertandingan, bisa terimbas ke tim kita. Karena SFC tidak pernah ada permasalahan dengan mereka,” kata Faisal.
Ketiga kelompok suporter SFC dan manajemen akan bersikap ramah baik saat bertandang maupun saat menjamu suporter Bonek nantinya di laga putaran kedua. SFC akan berusaha semaksimal mungkin menjadi tuan rumah yang baik.
“Kita harapkan semuanya dapat berjalan sesuai dengan harapan kita, pertandingan dapat berjalan sesuai dengan harapan,” kata Faisal.#zal