Menjadikan Indonesia Negara Pemain Bukan Penonton

21

Bp_resized
Palembang, BP
Pengamat pertahanan dari Universitas Indonesia sekaligus Direktur Eksekutif Institute for Defense and Security Studies, Connie Rahakundini Bakrie, menjadi dosen tamu bagi mahasiswa baru Fisip Universitas Sriwijaya (Unsri) di Kampus Inderalaya, Rabu  (12/8).
Dalam kuliah umum perdana ‘Politik Pertahanan Negara Maritim’ bagi mahasiswa baru itu Connie didampingi Dekan Fisip Prof DR Kgs M Sobri, PD III DR Andreas Leonardi, MSi, pengamat politik DR Zulfikri Sulaiman, MA, tokoh masyarakat yang juga mantan Gubernur Sumsel, H Rosihan Arsyad, dan Ketua IKA Fisip Unsri Bagindo Togar.
Menurut wanita yang disebut-sebut sebagai salah satu calon Menteri Pertahanan Indonesia ini, salah satu prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Yusuf Kalla adalah meningkatkan sektor kelautan Indonesia untuk kepentingan ekonomi dan pertahanan Indonesia.
Sumber daya alam yang berlimpah di laut Indonesia harus bisa dikelola dengan maksimal untuk kesejahteraan rakyat, sembari memperkuat Angkatan Laut (AL) agar tidak ada lagi kekuatan asing yang melintas batas seenaknya atau mencoleng ikan semaunya.
Connie melihat Presiden Jokowi punya tugas berat dalam mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia. Sudah saatnya Indonesia berhenti menjadi penonton dan mulai bergerak dalam mempertahankan wilayah lautnya yang kaya.
Menurut Connie, Presiden Jokowi merupakan presiden yang  memiliki visi dan misi the outward looking yang sama dengan Presiden RI pertama Soekarno.

Baca Juga:  SMK Tamansiswa 1 Palembang Gelar Sosialisasi Pendampingan COE

“Jadi bagaimana negara memandang keluar, bagaimana kita menjadikan Indonesia sebagai negara pemain bukan sebagai penonton. Saat zaman SBY kita selama ini menjadi penonton selama 10 tahun dan tidak ikut terlibat,” katanya usai memberikan kuliah umum. #osk

Komentar Anda
Loading...