Mukti Minta Anggota Pramuka Jaga Kelestarian Alam
Palembang, BP
Praja Muda Karana (Pramuka) merupakan gerakan yang sudah ada sejak lama dan diakui secara internasional. Keahlian para anggotanya, bukan hanya sekedar berkemah, menggunakan berbagai macam sandi, dan baris berbaris. Namun Anggota Pramuka juga dituntun bisa menjaga kelestarian alam.
Kepala Kwatir Daerah Sumsel H Mukti Sulaiman mengatakan, peranan pramuka saat ini sangat penting. Sebab pramuka merupakan wadah untuk menciptakan generasi penerus yang profesional, berkualitas, dan memiliki kemampuan di segala bidang.
Ia pun menuturkan, anggota pramuka juga harus memegang pedoman menjaga kelestarian alam. Sebab, gerakan pramuka selalu ada di setiap generasi, mulai dari tingkatakn SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, hingga tingkat lanjut.
“Jika semuanya punya prinsip kelestarian alam, maka lingkungan kita akan aman. Alam tidak rusak dan Sumsel akan bebas dari bencana akibat tangan manusia yang nakal,” ujar Mukti disela acara HUT Pramuka Indonesia ke-54, Minggu (9/8).
Pramuka itu, tuturnya, merupakan wadah bentuk karakter bangsa dan harus dinilai menjadi organisasi kepemudaan yang penting.
Untuk itu, setiap anggota pramuka harusnya tidak hanya pandai dan piawai dalam baris-berbaris, sandi morse ataupun berkemah. Namun juga harus bisa berbakti kepada bangsanya dengan cara menjaga kelestarian alam sekitarnya.
“Jika temukan sampah di depan mata, cepat pungut dan dibuang ke sampah. Anggota pramuka harus menjadi contoh bagi masyarakat, berkehidupan yang ramah lingkungan. Kita juga tidak boleh buang sampah sembarangan,” lanjut Sekretaris Daerah Sumsel ini.
Peringatan HUT Pramuka jatuh pada 14 Agustus mendatang. Mulai dari 9 Agustus, sejumlah rangkaian acara sudah dilakukan. Seperti jalan sehat dan senam masal di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A Rivai, Palembang. Puncak acara akan diselenggarakan pada 19 Agustus di Griya Agung nantinya.
Acara ini diikuti oleh ratusan anggota pramuka, mulai dari tingkat Pengalang hingga Pembina. Jalan sehat diselenggarakan dengan rute start dari Kantor Gubernur, menuju ke Jalan Kapten A Rivai, Jl Sudirman, Jl Radial, dan kembali ke Kantor Gubernur Sumsel.
Dalam acara tersebut, selama jalan sehat setiap anggota pramuka diminta melakukan operasi semut dan membersihkan sampah-sampah yang ada disepanjang rute. Mukti menuturkan, hal ini dilakukan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan menjadikan anggota pramuka sebagai panutan bagi anak muda menemukan jati diri. #idz
