Tahun 2016, Semua Sekolah Rusak Selesai Diperbaiki
Palembang, BP
Proses pembangunan sekolah baik tingkat SD, SMP, SMA dan SMK baik rehap rusak ringan, berat maupun bangun ulang sudah mulai berjalan. Pembangunan gedung ini dikelola dari dana bantuan sosial (Bansos), APBD dan APBN, pembangunan gedung sekolah ini sudah dilaksanakan baik dari perencanaan, pengawasan serta konstruksi dengan matang. Dengan perencanaan matang itu, maka pembangunan sekolah itu tidak akan mengalami kerusakan beberapa tahun mendatang.
“Pembangunan gedung sekolah ini tidak hanya di kota saja melainkan sekolah yang letaknya di pinggiran, pembangunan gedung sekolah ini kami pioritaskan untuk SD yang ada di Kota Palembang karena banyak yang rusak. Dalam waktu dekat pihak Disdikpora akan mengkroscek pembangunan gedung sekolah ini semoga berjalan dengan lancar tidak ada hambatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang Ahmad Zulinto, Rabu (5/8).
Kabid Perencanaan Pembangunan dan Subsidi Hasanudin, SPd, MSi, mengatakan, dari 65 persen kerusakan sekolah tingkat SD, SMP, SMA dan SMK baru terealisasi lima persen sampai tujuh persen, di mana yang sudah memakai dana APBD 2015 mencapai 12 persen. Sedangkan 50 persen lagi akan dilakukan pada tahun 2016 serta akan direalisasikan 10 persen dari 65 persen kerusakan gedung sekolah yang ada.
“Sebanyak 35 sekolahan dan Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) mendapatkan dana dari APBD Palembang untuk perbaikan gedung. Selain itu, ada 25 sekolah mendapatkan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN. Saat ini ada 32 sekolah khusus dari dana APBD dan dari DAK 25 sekolah,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, untuk pengerjaan saat ini sudah berjalan sebanyak 44 persen sampai 55 persen dan diprediksi pertengahan Desember sudah selesai.
“Dan pembangunan hanya terpusat pada sekolah yang mengalami rusak berat dan sedang, tetapi ada juga perbaikan bagi sekolah yang bertingkat atau pembuatan pagar juga,” ujar Hasanuddin.
#adk