Guru Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris Tidak Boleh Mutasi di Palembang

23

Palembang, BP

Kepala Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Ahmad Zulinto
Kepala Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Ahmad Zulinto

Penumpukan sejumlah guru beberapa mata pelajaran (mapel) masih terjadi di Kota Palembang. Pasalnya, banyak guru mapel tertentu yang berlomba-lomba untuk hijrah ke Palembang. Tentu saja hal ini membuat penumpukan sejumlah guru dengan latar pendidikan yang sama.

Kepala Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, sedikitnya tercatat ada 96 guru Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris menumpuk di Palembang.

Baca Juga:  Tiga Bulan Belajar Daring, Ujian Semester SMK Pun Daring

“Kami sudah mengusulkan kepada Walikota Palembang, untuk tidak ada penambahan guru khususnya untuk ketiga mapel tersebut,” katanya, kepada BeritaPagi, belum lama ini.

Ia juga menjelaskan, menjelang tahun ajaran baru ini memang banyak yang mengusulkan untuk mutasi ke Palembang. Usulan tersebut diterima kecuali ketiga mapel itu.

“Apabila kami masih menerima guru mapel tersebut nanti ditakutkan mereka akan kesulitan untuk mendapatkan jam. Disamping adanya kelebihan tentunya ada juga kekurangan, memang di Palembang masih ada guru yang masih kekurangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tata Pasar Pempek 26 Ilir, Pemkot Palembang Targetkan Jadi Ikon Wisata Kuliner Modern

Masih kata Zulinto, khusus guru yang masih kurang itu guru sekolah dasar di antaranya guru olahraga. menilai penambahan guru honor di sekolah tidak terkendali. Para kepala sekolah memiliki inisiatif sendiri menggunakan guru honor mengisi tenaga pengajar yang kurang.

Kata dia, kekurangan guru SD disebabkan banyaknya yang pensiun, sehingga banyak SD terpaksa mengisi kekurangan guru dengan tenaga honorer yang tidak memiliki ijazah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Komentar Anda
Loading...