Tiga Bulan Belajar Daring, Ujian Semester SMK Pun Daring

18
Guru SMK Negeri 5 Palembang saat memberikan materi melalui daring.

Palembang, BP–Konsep belajar dalam jaringan atau daring sudah mulai akrab dilakukan oleh siswa-siswi di tengah masa Pandemi Covid-19.

Cukup lama, yakni dengan tiga bulan siswa harus belajar dari rumah untuk memutus tali rantai penyebaran Covid-19.

Pun juga kali ini mendekati ujian semester pada 15 Juni 2020 mendatang yang direncanakan pun menggunakan metode daring dengan berbagai kelemahan.

“Jadi, tahun ini ada 1.000 siswa yang ujian semester. Ini sebagai ujian kejujuran karena mereka mengerjakan dari rumah masing-masing,” ujar Kepala SMK Negeri 5 Palembang Drs H Zulfikri MM, Selasa (2/6).

Baca Juga:  Pangdam II Sriwijaya Gelar Pertemuan Lanjutan, Akan Buka Akses Bagian Depan BKB Untuk Jadi Destinasi Wisata di Kota Palembang

Zulfikri tetap menghimbau bahwa siswa harus jujur mengerjakan karena demi karakter siswa sendiri di masa mendatang. Pasalnya, proses ujian semester tahun ini tak bisa melihat apakah siswa mengerjakan sendiri atau mencontek buku atau yang lain.

Sementara itu dikatakan Kepala SMK Negeri 7 Palembang H Suparman SPd MSi bahwa memang sesuai dengan instruksi Kepala Dinas Pendidikan Sumsel H Riza Pahlevi bahwa proses ujian semester yang merupakan kenaikan kelas dilakukan secara daring.

Baca Juga:  Tambah 114 di 7 Oktober, Pasien Covid-19 di Sumsel Tembus  6.531 Jiwa

“Kita serahkan sepenuhnya dengan guru, soal dan penilaiannya karena guru yang lebih paham kondisi siswa masing-masing,” jelasnya.

Dan sebelum ujian semester, siswa sudah diberikan pembelajaran mengenai materi terkait. Apalagi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) daring sudah dilakukan sejak tiga bulan yang lalu.

Begitu juga media dalam proses ujian semester, bisa dilakukan dengan daring lewat Google Class Room, WhatsApp, Zoom maupun media lainnya.

Baca Juga:  Hobi Mobile Legends Sejak SMP, Siswa MAN III Wakili Sumsel di Piala Menpora E-Sport

“Kami berharap siswa juga serius dalam belajar karena meski dengan kondisi Pandemi Covid-19 namun siswa harus menguasai materi demi wawasan yang ada pada mereka yang nantinya akan menunjang masa depannya,” jelasnya. #sug

Komentar Anda
Loading...