Gawat, Pendopo Krisis Air Bersih
Tagihan PDAM di Pendopo Membengkak Warga Mengeluh
PALI, BP
Sejak satu pekan belakangan ini, warga ibukota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengalami kesulitan air bersih.
Krisis air bersih disebabkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cabang Teluk Lubuk Pendopo kurangnya debit volume air bersih tidak bisa mencukupi semua pelanggan PDAM.
Putri (18), satu di antara pelanggan PDAM di ibukota Pendopo mengatakan, sejak satu pekan ini dirinya kesulitan mencari air bersih untuk keperluan sehari-harinya.
“Sudah satu minggu air PDAM tidak hidup, jadi kami bersama warga lainnya mengambil air sumur untuk keperluan masak, cuci pakaian dan lainnya,” kata Resti, warga Sekip Kelurahan Handayani Muliya, Kecamatan Talang Ubi, Jumat (3/7).
Lanjut Resti, selain air PDAM jarang hidup, pelanggan PDAM juga mengeluhkan mahalnya pembayaran tagihan PDAM yang per bulannya bisa mencapai Rp400 ribu.
“Air jarang hidup, tagihan PDAM mahal, ada yang mencapai Rp400 ribu per bulan, kami sebagai pelanggan PDAM sangat dirugikan dengan pelayanan yang diberikan PDAM,” kesal Resti.
Sementara, kepala PDAM cabang Teluk Lubuk Pendopo, Sartono mengakui dan mohon maaf jika masih ada pelanggan PDAM belum tersalurkan air secara maksimal mengingat valume debit air di Pendopo terbatas.
“Debit air untuk Pendopo masih kurang, mohon maaf kalau masih ada pelanggan yang belum dapat kami layani sepenuhnya,” kata Sartono melalui pesan singkatnya
Terkait adanya tagihan pelanggan PDAM yang membengkak, Sartono meminta pelanggan PDAM melakukan komplain saat pembayaran di PDAM Cabang Teluk Lebuk, Pendopo.#hab