Kemarau, Waspada ISPA

8

Palembang, BP

Musim peralihan dari penghujan ke kemarau mulai Mei. Perubahan suhu cuaca yang tiba-tiba mulai terasa di Kota Palembang dan sekitarnya. Meski hujan masih turun namun guyurannya tak merata dan hanya dalam tempo singkat.

Masyarakat diimbau mempersiapkan diri menghadapi berbagai penyakit yang rentan menyerang di musim kemarau. Kepala Dinkes Palembang dr Anton Suwindro mengatakan, salah satu potensi penyakit yang mucul yakni Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Hanya saja, cuaca saat ini belum terlalu ekstrim, belum ada panas dan hujan yang berubah signifikan.

Baca Juga:  Kabut Asap Makin Pekat di Sumsel, Bagindo Togar  Sebut Pejabat Setempat  Hanya Konsen Pada Kepentingan Personal Untuk Pencitraan 

“Beberapa penyakit ringan termasuk dalam kategori ISPA yakni batuk, pilek, dan demam. Meski bisa dikategorikan ekstrim, kami tetap menginstruksikan puskesmas memberikan pengobatan bagi warga yang terjangkit ISPA,” tuturnya, Rabu (13/5).

Termasuk kemungkinan ancaman penyakit apabila bencana kabut asap kembali melanda. Anton menuturkan, sebagian besar kabut asap yang terjadi di Palembang karena kiriman dari daerah tetangga. Ia mengklaim penanganan kebakaran hutan sekarang lebih cepat dibanding sebelumnya. “Kita optimis tahun ini bencana kabut asap yang menyebabkan penyakit tak akan separah tahun lalu,” sambungnya.

Baca Juga:  Pendaftar PPK Palembang Membeludak

Anton mengimbau warga berperilaku hidup sehat untuk mencegah terserang ISPA. Seperti menyiapkan payung yang dapat menghindarkan diri dari panas dan hujan yang kerap datang di musim pancaroba. #idz

Komentar Anda
Loading...