Tak Hanya untuk Santri, Fauzi Amro Harap Sumur Bor Modern Juga Bermanfaat bagi Warga

6

LUBUKLINGGAU, BP – Upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat terus dilakukan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil Sumatera Selatan I, H. Fauzi Amro, M.Si. Melalui program pembangunan 38 titik sumur bor modern di Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), bantuan tersebut diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan air bersih, khususnya di lingkungan pondok pesantren.

Komitmen itu ditunjukkan Fauzi Amro saat meninjau langsung pembangunan sumur bor modern di Pondok Pesantren (Ponpes) Ar Risalah dan Ponpes Mazroillah, Kota Lubuklinggau, Kamis (15/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Fauzi memastikan kedua fasilitas telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih para santri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari reses kunjungan kerja perseorangan Fauzi Amro yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi XI DPR RI. Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan yang disalurkan terealisasi sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi penerima.

Fauzi mengatakan, pembangunan 38 titik sumur bor di tiga daerah tersebut masih terus dipantau. Sebagian fasilitas telah rampung, sementara sejumlah titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Baca Juga:  Disbudpar Inventarisir Lagu Daerah

“Kami sedang meninjau 38 sumur bor yang ada di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara. Ada yang sudah selesai dan ada juga yang masih dalam proses penyelesaian,” ujar Fauzi.

Sebelum mengunjungi Kota Lubuklinggau, Fauzi telah meninjau dua titik pembangunan sumur bor di Kabupaten Musi Rawas pada Rabu (14/10/2026). Kedua fasilitas tersebut telah selesai dikerjakan dan memasuki tahap akhir atau finishing.

Sementara itu, sumur bor modern di Ponpes Ar Risalah dan Ponpes Mazroillah juga telah rampung sehingga dapat segera digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari para santri.

“Alhamdulillah, hari ini kami melihat langsung sumur bor di Pondok Pesantren Ar Risalah dan Mazroillah. Keduanya sudah selesai dan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih seluruh santri,” katanya.

Fauzi menargetkan seluruh pembangunan 38 sumur bor modern di Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara dapat diselesaikan pada Desember 2026.

Baca Juga:  Kolaborasi Kodim 0406 Lubuk Linggau dan Bulog Bantu Stabilitas Harga Pangan di Masyarakat

Untuk mencapai target tersebut, pemantauan akan terus dilakukan agar pengerjaan berjalan sesuai jadwal. Ia juga menekankan pentingnya memastikan setiap fasilitas dapat berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal oleh penerima bantuan.

“Kami menargetkan kurang lebih 38 sumur bor di wilayah Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara dapat diselesaikan seluruhnya pada Desember 2026,” tegasnya.

Tak berhenti pada program tahun ini, Fauzi juga berencana melanjutkan bantuan pembangunan sumur bor modern pada 2027. Program lanjutan tersebut diharapkan dapat menjangkau pondok pesantren yang belum memperoleh bantuan serupa.

“Pada 2027, insyaallah seluruh pondok pesantren di Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Muratara yang belum mendapatkan bantuan sumur bor modern akan kita upayakan untuk mendapatkan bantuan serupa,” jelasnya.

Menurut Fauzi, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berperan penting dalam menunjang kebersihan, kesehatan, serta kenyamanan lingkungan pesantren. Karena itu, keberadaan sumur bor diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan air para santri sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pondok pesantren.

Baca Juga:  Berikut 9 Usulan DPRD Kota Lubuklinggau Terkait Raperda, yuk Baca!

Ia juga berharap Pemerintah Kota Lubuklinggau dapat mendukung pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Harapan kami, saya bersama Pak Wali Kota Lubuklinggau, sumur bor ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh santri dan juga masyarakat sekitar. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun tidak dirawat, karena manfaatnya harus bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Fauzi mengingatkan bahwa air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijak. Menurutnya, penyediaan akses air bersih juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang manfaatnya dapat dirasakan banyak orang.

“Prinsipnya, air itu semakin kita memberi sedekahnya, insyaallah akan terus mengalir. Semoga bantuan sumur bor modern ini membawa manfaat, keberkahan, dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi para santri serta masyarakat sekitar,” pungkasnya.

 

Komentar Anda
Loading...