81 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Ratu Dewa Soroti Parkir Liar hingga Lampu Jalan
Palembang,BP- Gerbong panjang Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang kembali bergerak. Sebanyak 81 pejabat resmi dilantik oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Senin (24/8/2026) sore.
Pelantikan tersebut mencakup sejumlah jabatan, mulai dari pejabat administrator, pejabat struktural eselon IV, hingga pejabat fungsional.
Salah satu perhatian dalam pelantikan kali ini adalah pergantian Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang. Sariansyah Ismail, S.STP., M.Si., resmi menggantikan Pelaksana Tugas (Plt) Kadishub Palembang, Heriyanto, S.Sos., M.Si.
Selain itu, jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang yang sebelumnya diisi Plt H. Adrianus Amri, S.STP., M.Si., kini dijabat Muhamad Fadly, S.STP., M.A.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, penyegaran jabatan kali ini didominasi pejabat di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang.
Dalam arahannya, Ratu Dewa secara khusus meminta Kepala Dishub Palembang yang baru segera melakukan konsolidasi internal, termasuk hingga ke tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT).
Konsolidasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat penanganan sejumlah persoalan transportasi dan pelayanan publik, terutama parkir liar, kemacetan, serta lampu penerangan jalan yang masih kerap dikeluhkan masyarakat.
“Saya meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk benar-benar berkonsolidasi secara internal hingga ke UPT,” ujar Ratu Dewa.
Ia menegaskan, persoalan lampu penerangan jalan harus menjadi perhatian serius agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Ratu Dewa bahkan menyatakan kesiapannya untuk turun langsung bersama Kadishub guna mengecek kondisi penerangan jalan di sejumlah titik di Kota Palembang.
“Bila perlu, saya akan turun langsung bersama Kadishub untuk melihat setiap titiknya,” tegasnya.
Selain penerangan jalan dan parkir liar, persoalan kemacetan juga menjadi perhatian. Ratu Dewa meminta jajaran Dishub bergerak cepat mengantisipasi serta menangani titik-titik yang selama ini menjadi lokasi rawan kemacetan.
Sementara itu, kepada jajaran Bapenda, Ratu Dewa mengingatkan agar seluruh sumber pendapatan daerah dikelola secara profesional dan transparan. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik yang berpotensi merugikan pemerintah daerah.
“Saya tidak ingin mendengar lagi adanya staf yang makan-makan gratis ataupun permainan. Karena ini memang sumber pendapatan bagi Pemerintah Kota Palembang,” katanya.
Ratu Dewa menegaskan, pembenahan internal dan optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah harus dilakukan secara serius. Ia berharap seluruh jajaran bekerja secara tertib dan profesional sehingga target pendapatan daerah dapat tercapai secara maksimal.#udi