
Palembang,BP– Pelaksanaan hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD) perdana di Kota Palembang pada Minggu (12/4/2026) pagi justru menimbulkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), H. Nopianto, menilai kebijakan Wali Kota Palembang tersebut merupakan langkah positif yang patut didukung masyarakat. Menurutnya, CFD tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga menghadirkan hiburan, kuliner, serta spot foto menarik yang berpotensi mendorong sektor pariwisata.
“CFD ini bagus untuk masyarakat. Selain olahraga pagi, juga ada hiburan dan kuliner. Ini bisa membantu mempromosikan Palembang, terutama kawasan Sungai Musi dan Jembatan Ampera,” kata politisi Partai NasDem ini Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan CFD yang berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB memang memerlukan pengaturan lalu lintas yang matang agar tidak menimbulkan kemacetan yang merugikan masyarakat luas.
Peran aparat kepolisian dan pihak terkait dinilai sangat penting dalam mengatur arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.
Nopianto juga mengakui bahwa sebagai program baru, CFD masih memiliki sejumlah kekurangan. Namun, hal tersebut dinilai wajar dan harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
“Kebijakan ini sudah baik, hanya perlu perbaikan dalam pengelolaan, terutama pengaturan lalu lintas agar kemacetan bisa diminimalisasi,” katanya.
Ia menambahkan, jika dikelola dengan baik, CFD dapat menjadi ruang publik yang menyenangkan bagi masyarakat sekaligus sarana promosi daerah melalui media sosial, terutama dengan keindahan kawasan Ampera yang menjadi daya tarik utama.
Ke depan, pemerintah diharapkan dapat terus mengevaluasi pelaksanaan CFD agar manfaatnya semakin dirasakan tanpa menimbulkan dampak negatif, khususnya kemacetan.#udi