PGK Sumsel Dukung BNN: Narkoba Berkedok Vape Jadi Ancaman Serius Generasi Muda

32
Firdaus Hasbullah SH MH (BP/ist)

Palembang,BP- Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan (Sumsel) menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, terkait semakin masifnya peredaran narkotika dalam bentuk vape atau rokok elektrik di Indonesia.

Fenomena ini dinilai tidak lagi sekadar persoalan kesehatan, melainkan telah berkembang menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda serta ketahanan bangsa.

“Berdasarkan data BNN, terdapat 1.386 zat psikoaktif baru (New Psychoactive Substances/NPS) yang beredar secara global. Dari jumlah tersebut, sebanyak 175 jenis telah teridentifikasi di Indonesia. Angka ini menunjukkan bahwa ancaman narkotika semakin kompleks dan terus berkembang,” kata Ketua PGK Sumsel Firdaus Hasbullah SH MH, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga:  SMB IV: Revitalisasi BKB Dapat Dilakukan Secara Bertahap

Dia mengapresiasi langkah pemerintah melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 15 Tahun 2025 yang menetapkan etomidate sebagai narkotika golongan II. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam merespons modus baru penyalahgunaan narkoba, khususnya yang disamarkan dalam cairan (liquid) vape.

PGK Sumsel menurut politisi Partai Demokrat ini menilai praktik penyalahgunaan narkoba dalam bentuk baru ini sebagai “perang senyap” terhadap generasi muda. Jika tidak ditangani secara serius dan kolaboratif, kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas sumber daya manusia, melemahkan daya saing bangsa, serta mengancam masa depan Indonesia.

Baca Juga:  Turut Andil Pembangunan Desa, Bina Darma Sebar Mahasiswa KKN

“Dalam perspektif kebangsaan, narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan fondasi moral, karakter, dan semangat kolektif generasi penerus bangsa,” katanya.

Oleh karena itu, dia  mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi segala bentuk narkoba, termasuk yang dikemas secara modern seperti vape atau rokok elektrik, meningkatkan kesadaran kritis terhadap berbagai modus baru peredaran narkotika.

Lalu menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai benteng moral dalam menghadapi pengaruh negatif globalisasi san aktif berperan dalam gerakan sosial yang mendorong lingkungan sehat, produktif, dan bebas narkoba.

Baca Juga:  Terkait Pemberitaan Proyek Panta Dewa, PWI PALI Lakukan Investigasi

“Selain itu, PGK juga mendorong pemerintah untuk mengambil langkah lebih tegas, termasuk memperketat regulasi terhadap peredaran vape yang berpotensi disalahgunakan sebagai media narkotika, sebagaimana disampaikan oleh Kepala BNN,” katanya.

Dia menegaskan bahwa melindungi generasi muda dari bahaya narkoba merupakan bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Tanggung jawab ini harus dipikul bersama oleh negara, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa.#udi

Komentar Anda
Loading...