Palembang,BP– Puluhan purnawirawan TNI dan pensiunan PNS di lingkungan Kodam II/Sriwijaya yang menamakan dirinya Koalisi Purnawirawan Korban Penipuan Korban Penipuan Tanah Kavling Kodam II Sriwijaya menggelar aksi demo di halaman kantor DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (18/2/2026).
Mereka menuntut kepastian hukum atas Program Tanah Kavling yang telah lebih dari 25 tahun tak kunjung direalisasikan.
Menurut menyebutkan bahwa dana untuk program tersebut telah disetorkan secara lunas sejak puluhan tahun lalu. Namun hingga kini, tanah yang dijanjikan belum juga diterima oleh para peserta program.
“Kami sudah menunggu lebih dari 25 tahun. Uang yang kami setorkan adalah hasil keringat dan pengabdian kami kepada negara, tetapi sampai sekarang tanah itu belum ada kejelasan,” ujar perwakilan massa Letkol (Purn) Johnson Munthe.
Menurut mereka, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari langkah administratif, pelaporan ke Denpom, hingga audiensi dengan pihak Kodam. Namun, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil yang konkret.
Para purnawirawan mendesak DPRD Sumatera Selatan untuk menjalankan fungsi pengawasan dengan memanggil Pangdam II/Sriwijaya dan pihak terkait guna menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Mereka meminta penjelasan terbuka mengenai status lahan dan dana yang telah disetorkan oleh ratusan peserta program.
Selain itu, mereka juga menuntut dilakukannya audit investigatif oleh tim independen guna mengusut dugaan penipuan maupun penggelapan dana oleh oknum pelaksana program.
Tidak hanya itu, mereka meminta kepastian hak atas tanah sesuai perjanjian awal. Apabila realisasi tanah tidak memungkinkan, mereka menuntut kompensasi atau ganti rugi yang layak sesuai harga tanah saat ini.
Para purnawirawan juga meminta jaminan perlindungan hukum agar perjuangan mereka tidak berujung pada intimidasi maupun kriminalisasi, mengingat sebagian besar dari mereka kini telah lanjut usia.
“Kami tidak akan berhenti memperjuangkan hak kami sampai ada kepastian dan keadilan,” tegas Johnson.
Aksi damai tersebut berlangsung dengan tertib dan massa diterima oleh Sekretaris Komisi I DPRD Sumsel Taufik Abdullah dan anggota Komisi I DPRD Sumsel Nasrul Halim.
Taufik Abdullah mengaku telah menerima aspirasi dari Koalisi Purnawirawan Korban Penipuan Korban Penipuan Tanah Kavling Kodam II Sriwijaya .
Pihaknya akan segera memanggil pihak terkait diantaranya Kodam II Sriwijaya dan Pemprov Sumsel.
“Habis lebaran kita akan panggil pihak terkait,” katanya.#udi
