Syaidina Ali Resmi Pimpin PKC PMII Sumsel

14
Syaidina Ali resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2025–2027.Pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Sabtu (17/1/2026) malam (BP/ist)

Palembang,BP- Syaidina Ali resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2025–2027.

Pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Sabtu (17/1/2026) malam, dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro. Acara ini juga dihadiri para alumni PMII, tokoh pemerintahan, dan sejumlah pejabat daerah, menandai momen penting bagi dinamika organisasi mahasiswa Islam terbesar di Sumsel.
Selain Ketua Umum PB PMII, hadir pula Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa M.Si, Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan, Kepala Kantor Kemenag Provinsi Sumsel H. Syafitri Irwan, Tim Gubernur Untuk  Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sumsel  Bidang Politik, Hukum, dan HAM Kemas Khoirul Muklis, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Firdaus Hasbullah .
 Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa PMII merupakan “rumah besar” yang tidak hanya milik para kadernya, tetapi juga bagian dari struktur sosial dan pembangunan di Sumsel. Menurutnya, PMII harus hadir di berbagai sektor pembangunan dan tidak berjalan sendiri, melainkan menjalin kolaborasi dengan organisasi mahasiswa maupun kepemudaan lainnya.
“PMII harus mewarnai berbagai sektor. Silakan berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa dan pemuda lainnya. Mari bergandengan tangan membangun Palembang dan Sumatera Selatan,” tegas Ratu Dewa.
Wali kota menambahkan, idealisme PMII memiliki peran penting, terutama dalam mengembangkan wacana keislaman yang berakhlak, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan. Namun, ia mengingatkan agar organisasi tidak terlena oleh nama besar dan harus menekankan prestasi, pengembangan ilmu, serta persahabatan antar-kader.
Ketua PKC PMII Sumsel terpilih, Syaidina Ali, menyebut kepemimpinannya sebagai fase baru untuk memperkuat fondasi gerakan mahasiswa. Ia menyoroti tantangan struktural yang masih ada di Sumatera Selatan, di mana dari 17 kabupaten/kota, hanya 12 cabang yang saat ini aktif. “Masih ada lima daerah yang menjadi pekerjaan rumah kami untuk membentuk dan menguatkan kehadiran PMII,” ujar Syaidina.
Syaidina menegaskan bahwa pengembangan kader harus diarahkan pada kehadiran nyata di pos-pos strategis, bukan sekadar aktif di forum formal organisasi. Kader PMII, menurutnya, harus mampu berperan dalam kebijakan publik, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan daerah.
“Ini adalah langkah baru dan semangat baru bagi kami. Kami siap menjalankan arah besar PB PMII menuju era baru, dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” tegas Syaidina. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Kota Palembang, serta memperkuat peran alumni sebagai mitra strategis untuk memastikan keberlanjutan gerakan.
Sementara itu, Ketua Umum PB PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro, menekankan bahwa kekuatan PMII bukan ditentukan oleh seremoni pelantikan, melainkan kualitas kaderisasi di tingkat cabang. Menurutnya, tugas utama PKC adalah memastikan cabang-cabang aktif, produktif, dan mampu melahirkan kader pergerakan yang siap menghadapi tantangan zaman.
“Tugas utama PKC adalah memastikan cabang hidup dan produktif. Dari sanalah lahir kader pergerakan yang siap menjawab tantangan zaman,” katanya. Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan kantor PKC sebagai pusat konsolidasi organisasi sekaligus penguatan sinergi dengan Ikatan Alumni PMII (IKA PMII), yang menjadi bagian dari ekosistem organisasi.
Syaidina Ali sebelumnya terpilih melalui Sidang Pleno Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) PMII Sumsel ke-XX yang berlangsung di Ballroom Hotel Batiqa Palembang pada Senin, 18 Agustus 2025.
DIakhir acara PMII Sumsel  memberikan  penghargaan ke  sejumlah tokoh Sumsel yang berprestasi.#udi

Baca Juga:  18 TPS di Tegal Binangun Belum Clear
Komentar Anda
Loading...