“Bedah Musik Daerah Sumsel 2025″  Digelar, Ajak Generasi Muda Cintai Lagu Daerah

30
Kegiatan Bedah Musik Daerah Sumatera Selatan 2025 bertajuk “Melodi Budaya, Irama Identitas”  di gelar Senin (8/12/2025) di Start Up  Coffee House Palembang. (BP/udi)

Palembang,BP- Kegiatan Bedah Musik Daerah Sumatera Selatan 2025 bertajuk “Melodi Budaya, I rama Identitas”  di gelar Senin (8/12/2025) di Start Up  Coffee House Palembang.

Acara ini digelar untuk mengangkat kembali lagu-lagu daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) termasuk di Palembang agar lebih dikenal oleh masyarakat, terutama generasi muda.
Hadir diantaranya Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sulaiman Amin, Ketua DKP M Nasir dan jajaran, Kepala Sekolah SMAN 6 Palembang Fir Azwar, perwakilan Dinas Pariwisata kota Palembang, para seniman dan budayawan kota Palembang.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sulaiman Amin, menyampaikan bahwa banyak lagu-lagu daerah dari Palembang dan Sumsel yang selama ini kurang mendapat ruang.
“Generasi muda sekarang lebih mengenal lagu-lagu kekinian. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan kegiatan seperti ini agar minat masyarakat terhadap lagu daerah meningkat,” ujarnya.
Sulaiman juga berharap lagu-lagu daerah dapat diperdengarkan di ruang publik, termasuk bandara, sebagai penanda identitas budaya Palembang.
“Kita ingin orang yang baru tiba di Palembang langsung merasakan suasana khas melalui musik daerah,” tambahnya. Ia juga mengajak komunitas musik, pencipta lagu, dan seniman untuk berkolaborasi mengembangkan kembali karya-karya musik tradisional.
Ketua Umum Yayasan Kawan Lamo, Fitriansyah atau Mpit Bae, menjelaskan bahwa gagasan mengangkat musik daerah ini sebenarnya telah lama direncanakan.
“Gayung bersambut ketika kami bertemu dengan Balai Pelestarian Kebudayaan. Maka terciptalah rangkaian acara ini,” ucapnya.
Sedangkan tiga agenda kegiatan tersebut menurutnya pembukaan pada hari ini di Start Up  Coffee House Palembang lalu sesi kedua – 10 Desember di Bucin Cafe pukul 15.00 WIB dan penutupan tanggal 12 Desember di Cafe 12 pada malam Jumat/Sabtu.
Menurut Mpit Bae, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan musik daerah kepada komunitas dan generasi muda.
“Banyak musisi dan komunitas belum benar-benar memahami musik daerah. Inilah awal untuk mengedukasi semua pihak, baik yang senior maupun yang baru berkarya,” jelasnya.
Ia juga menyebut banyak komunitas musik yang berpotensi terlibat dalam kegiatan ini.
“Harapannya musik daerah bisa ‘Blow Up’ kembali, bukan hanya musik dari luar yang mendominasi,” katanya.
Musisi Wanda Lesmana turut hadir dan menyampaikan apresiasinya.
Wanda mengungkapkan bahwa ia bersama rekan-rekannya merilis album baru pada Januari 2025 yang memuat 11 lagu bertema Sumatera Selatan seperti lagu berjudul Rentak Palembang , Gindu (karya Vebri Al Lintani), Rumpak Rumpakan.
Lagu daerah ini menurutnya dibuat atas keprihatinan dirinya generasi muda yang menyukai dan menyenangi lagu daerah.#udi
Baca Juga:  Pemprov dan FPK Berperan Ciptakan Suasana Kondusif usif
Komentar Anda
Loading...