
Palembang, BP- Sebanyak 67 pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (DPD IKA FH Unsri) resmi dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (IKA FH Unsri) Dr Arief Patramijaya Zen atau akrab disapa Patra M Zen pada Sabtu (13/9/2025). Pelantikan berlangsung di FH Tower, Kampus Bukit Besar, Palembang.
Sedangkan Fahmi Nugroho dipercaya memimpin sebagai Ketua DPD IKA FH Unsri periode 2025–2027.
Juga hadir Dekan Fakultas Hukum Unsri, Joni Emirzon dan jajaran , serta para praktisi hukum dan sejumlah tokoh masyarakat di Palembang dan Sumatera Selatan (Sumsel).
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (IKA FH Unsri) Dr Arief Patramijaya Zen berharap dengan kehadiran pengurus DPD IKA FH Unsri Sumsel itu, bisa mewadahi para alumni yang ada.
“Tentu kita tahu di tingkat provinsi bisa dibentuk wadah DPD IKA FH Unsri, sekarang baru dua, ada IKA FH Unsri Jabodetabek dan ini Sumsel kedua yang telah terbentuk. Tentu kita berharap semua alumni dapat diwadahi di tingkat provinsi, supaya dapat memberikan dengan tujuan kontribusi untuk almamater, masyarakat bangsa dan negara, ” katanya.
Menurut Patra, dengan jumlah alumni FH Unsri sekitar 12 ribuan tersebar, tentunya hal itu bisa berkontribusi untuk masyarakat dan negara.
“Pastinya ada dua yang kita tekankan, bisa berkontribusi terhadap almamater dan diluar Fakultas Hukum yaitu bisa bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. Karena Fakultas Hukum harus berkontribusi dengan nilai- nilai keadilan, penegakan hukum dan demokrasi, ” jelasnya.
Ditambahkan Patra, cakupan berkontribusi ke masyarakat, para alumni bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat minimal disekitarnya untuk masalah hukum
“Implementasi ke masyarakat, termasuk perluasan akses pengetahuan, kesadaran peningkatan kesadaran hukum pada masyarakat, ” tandasnya.
Sementara, Ketua DPD IKA FH Unsri Sumsel Fahmi Nugroho mengungkapkan, setelah pelantikan fokus jajarannya melaksanakan tugas organisasi. Termasuk mensuport kegiatan yang ada di FH Unsri, baik akademik maupun non akademik.
“Seperti soft skill, misal profesi pengacara profesi notaris dan lainnya, dan kita akan merangkul seluruh alumni, karena disebutkan ada sekitar 12 ribu alumni FH Unsri yang tersebar. Kita akan saling bantu- membantu alumni, mana yang kira- kira punya kompetensi namun belum ada kesempatan, itu akan kita kumpulan untuk diarahkan,” paparnya.
Dijelaskan Fahmi, jika DPD provinsi Sumsel adalah yang pertama terbentuk setelah DPP FH Unsri yang dilakukan Ketua DPP.
“Jadi, alumni FH Unsri harus memiliki peran bukan hanya dibidang hukum banyak lainnya, apalagi negara kita negara demokrasi sehingga masyarakatnya harus cerdas. Bukan cerdas hukum tapi cerdas politik juga salah satunya, ” tuturnya.
Diterangkan Fahmi, jika negara demokrasi itu memang negara- negara yang sudah maju, sedangkan negara Indonesia saat ini diakuinya belum terlalu maju masyarakatnya dalam hal perpolitikan.
“Masyarakat selama ini masih memilih berdasarkan duit, sedangkan kalau negara maju berdasarkan ide. Nanti kita DPD akan berkontribusi untuk itu. Jadi minimal daerah berusaha mencerdaskan, minimal di provinsi Sumsel kalau sudah masyarakat cerdas, maka otomatis negara ini maju, ” pungkasnya.
Sedangkan Dekan Fakultas Hukum Unsri, Joni Emirzon, mengungkapkan bahwa sejak didirikan pada tahun 1960, Fakultas Hukum Unsri telah meluluskan lebih dari 12.000 alumni yang kini tersebar di seluruh Indonesia hingga luar negeri.
Seusai Pelantikan diselenggaran Seminar Publik yang bertajuk Quo Vadis Pengelolaan Sumber Daya Alam Sumatera Selatan yang Berkeadilan.
Hadir sebagai narasumber Kurniawan Abadi, staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Eddy Ibrahim Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Firman Muntaqo, Dosen Hukum Administrasi Negara FH Unsri dan M. Husni Chandra, Praktisi Hukum Senior.#udi