Forkesi Sumsel Gelar Pentas Seni dan Halal Bihalal, Diikuti 50 Anak Berkebutuhan Khusus

97
Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi) Chapter Sumatera Selatan menggelar Pentas Seni dan Halal Bi Halal dalam rangka memperingati Hari Autisme Sedunia di Gedung Kesenian Palembang, Minggu (27/4/2025). Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumsel  Fitriana, S.Sos, M.Si, yang memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini.(ist/rmolsumsel.id)

Palembang, BP- Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi) Chapter Sumatera Selatan menggelar Pentas Seni dan Halal Bihalal dalam rangka memperingati Hari Autisme Sedunia di Gedung Kesenian Palembang, Minggu (27/4/2025).

Hadir diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumsel  Fitriana, S.Sos, M.Si, Perwakilan  Pemkot Palembang Irfan, Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial

Sos , Kasi Kurikulum dan Peserta Didik PKLK Disdik Sumsel  Dr Kencana Sari Mpd, Aulia Mirza SST dan Prasnanda dari  Sentra Budi Perkasa, Pembina Forkesi Sumsel  Vebri Al Lintani , Ketua PPDI Syaiful , Ketua HWDI Hikma, perwakilan terapis dan praktisi di wakili  Astin  dari Barokah Tarbiyah dan Roni dari Bina Potensi.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumsel  Fitriana, S.Sos, M.Si, yang memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini.

Baca Juga:  Pelaku Peras  Korbannya hingga Puluhan Juta, Sempat Ngaku Polisi

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bagus. Anak-anak berkebutuhan khusus diberi kesempatan tampil setara dengan teman-teman seusianya. Mereka ada yang mengaji, sari tilawah, dan menyanyi. Ini momen penting untuk membangun kepercayaan diri mereka.” Kata Fitriana.

Kegiatan ini menurutnya, memberikan kesempatan kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus untuk tampil,  sebagaimana kawan-kawannya yang normal.

“Jadi ini bagus sekali kegiatan ini makanya kami sangat mengapresiasi, atensi kami makanya kami hadir memberikan support, semangat kepada Ibu-Ibu dan juga kepada anak-anak. Ini kan harus kita berikan kesempatan, berikan ruang untuk mereka tampil sama dengan anak-anak yang lain,”katanya.

Sedangkan Ketua Forkesi Sumsel  Devie  Wahyuni  S.TP, menjelaskan dalam acara ini pihaknya mencoba menampilkan anak-anak berkebutuhan khusus dari berbagai diagnosa biar mereka berani tampil dan mengekspresikan diri  untuk menggali potensi mereka nantinya.

Baca Juga:  Jokowi Ungguli Prabowo dalam Kepribadian dan Kemampuan

“Alhamdulilah, ada beberapa anak  di sini yang berprestasi ,”katanya.

 

Dalam kegiatan  ini yang digelar mulai dari  pagi, menampilkan  tilawah , sambung ayat dari anak-anak yang hapal Al Quran , menyanyi, baca puisi.

“Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk menggali potensi mereka  dan melatih mereka untuk tampil di depan umum serta  menggali potensi mereka ,” katanya .

Apalagi Forkesi,  menurutnya, adalah forum keluarga orangtua anak berkebutuhan khusus dari anak-anaak berusia 2 tahun  sampai usia 20 tahun.

“Yang ikut kegiatan hari ini ada sekitar 50 anak, tetapi sebenarnya  anggota Forkesi Sumsel ada sekitar  180 orang dan praktisi-praktisi  yang pemerhati ABK,”katanya.

Baca Juga:  KPD dan FKMD Sumsel Sepakat Sinergikan Program Kerja Terkait Sejarah dan Budaya di Sumsel

Kedepan, pihaknya ingin mengenalkan lagi Forkesi Sumsel  kepada masyarakat dan anak-anak. Bagi anak anak yang memiliki potensi, menurutnya , mereka bisa menjadi insan  berkemampuan khusus dengan terus di gali potensinya dan didukung dengan lingkungan yang peduli.

“ Harapan kami  ke depan agar bisa  menjalin lebih banyak sinergi  dengan berbagai instansi baik pemerintah dan swasta,”katanya.

Dan kini tambahnya , sudah ada beberapa dinas seperti PPPA Sumsel yang peduli  dengan anak-anak berkebutuhan khusus ini .

“ Harapan kita bisa merangkul semua pihak, terutamanya ke dinas terkait. Alhamdulilah tadi sudah terjalin tadi dengan Dinas Pendidikan untuk pendidikan anak-anak yang bisa di gali terus potensi mereka ini ,”katanya.#udi

Komentar Anda
Loading...