Sultan Palembang Pastikan  Willie Salim Akan Jalani Tradisi Tepung Tawar di Palembang Usai Lebaran

107
Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jaya Wikrama RM Fauwaz Diradja SH Mkn (BP/udi)

Palembang, BP- Willie Salim bakal ke Palembang setelah Lebaran untuk menjalankan tradisi tepung tawar di Kesultanan Kesultanan Palembang Darussalam sekaligus meminta maaf kepada warga Palembang atas gaduh konten redang hilang.

Kabar tersebut dibenarkan Sultan Palembang Darussalam Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Raden Muhammad Fauwas Diradja SH Mkn .
SMB IV mengatakan, pada Rabu (26/3) pukul 22.30 WIB, dia menerima telepon dari ustad Deri Sulaiman menyampaikan bahwa Willie Salim ingin meminta maaf kepada sultan dan warga Palembang.
“Jadi semalam kita ditelepon oleh ustad Deri Sulaiman, kemudian ustad Deri mengatakan bahwa Willie Salim minta bantu ustad Deri untuk menghubungi saya untuk meminta maaf. Saya juga sempat ngobrol melalui video whatsapss sama Willie Salim ustad Deri , lewat telepon itu,” katanya, Kamis (27/3/2025).
Saat ditelepon, kata sultan, Willie Salim menyampaikan permohonan maaf dan akan segera menjalankan maklumat usai Lebaran.
“Ditelepon itu Willie Salim minta maaf dan dia bersedia datang ke Palembang dan meminta maaf dengan tulus ke warga Palembang serta menjalankan maklumat usai Lebaran,” katanya.
Saat berbicara dengan Wilie Salim , SMB IV mengaku juga sempat menasehati Willie Salim atas kontensnya tersebut.
Sultan menegaskan bahwa video masak rendang yang dilakukan Willie Salim di BKB Palembang yang membuat nama baik Kota Palembang menjadi rusak itu benar setingan walaupun bukan Willie yang menyettingnya. Namun, dia yakin itu disetting oleh crew dari Willie Salim.
“Ya saya semalam itu saya tidak terlalu banyak nanya juga dengan Willie Salim apakah video itu setinggan apa nggak, karena terlihat muka Willie Salim pucat dengan mata berkaca-kaca ingin nangis dan dia hanya meminta maaf dan terlihat sangat takut sekali, tapi yang jelas saya yakin itu setinggan walaupun Willyie Salim misal bilang itu bukan setingan pasti yang seting itu crewnya,”katanya.
Ditambahkan Sultan Palembang, usai menerima kabar tersebut, Kesultanan Palembang akan menyiapkan beberapa adat Palembang untuk melakukan tradisi tepung tawar atas tindakan ‘cempalo mulut’ sebagaimana adat Melayu Palembang yang juga tertulis dalam kitab Undang-undang Simbur Cahaya.
SMB IV mengaku dalam acara tradisi tepung tawar ini pihaknya juga melibatkan stekholder terkait termasuk Dinas Kebudayaan Kota Palembang.
“ Palembang ada cara memaafkan yang elegan , dan kita juga  memiliki cara yang unik  dalam memaafkan orang dan ini adalah budaya Palembang yang sudah lama kita miliki selama ini ,”katanya.#udi
Baca Juga:  Kejar 2,4 Juta Kendaraan Penunggak Pajak di Sumsel 
Komentar Anda
Loading...