Pemprov Sumsel SiapkqnAnggaran Rp 32 Miliar untuk PSU  di Empat Lawang

32
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan kesiapan mereka untuk menanggung anggaran pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Empat Lawang.(BP/ist)

Palembang  BP- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan kesiapan mereka untuk menanggung anggaran pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Empat Lawang.

Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi yang dipimpin oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru, di Rumah Kayu, Palembang, pada Senin (10/30 malam.
Gubernur Herman Deru menyatakan bahwa Pemprov Sumsel akan mengambil alih tanggung jawab pendanaan PSU, yang diperkirakan mencapai Rp 32 miliar.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa PSU di Empat Lawang dapat berjalan lancar sesuai dengan ketetapan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Domain kita Provinsi, yaitu apa yang tidak bisa diatasi dalam hal ini soal keuangan. Dari kesiapan pendanaan, yang diusulkan totalnya Rp 36 Miliar, dan saldo Kabupaten ada Rp 6 Miliar. Hitung-hitungannya semalam kita mampu, dan persoalan pendanaan clear,” kata Deru saat menyampaikan tentang PSU Empat Lawang di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (11/3/2024).
Menurut Deru, sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemprov Sumsel akan menjadi penanggung jawab pendanaan jika pemerintah kabupaten tidak mampu.
“Mudah-mudahan untuk penyelenggaraan PSU Empat Lawang ini tidak sampai merepotkan pemerintah pusat. Pemprov Sumsel akan backup berapapun nanti kemampuan Pemkab, dan Sumsel akan bantu,” katanya.
Ketua KPU Sumsel Andika  Pranata Jaya memastikan soal anggaran PSU pihaknya sudah melakukan rapat dan koordinasi dengan Gubernur Sumsel.
“ Kami berkomitmen untuk melaksanakan PSU Empat Lawang  ini,” katanya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel, Al Fajri, merinci kebutuhan anggaran PSU di Empat Lawang.
Dari total kebutuhan Rp 32,030 miliar, dana yang tersedia dari sisa anggaran Pilgub dan dana bagi hasil Kabupaten Empat Lawang adalah sekitar Rp 21 miliar.
Kekurangan sekitar Rp 11 miliar akan ditanggung oleh Pemprov Sumsel.
“Sehingga total kebutuhan di angka Rp 32,030 Miliar. Dari dana bagi hasil Rp 14 Miliaran (dari kalkulasi sekitar Rp15, 7 Miliar). Dana yang tersisa sekitar Rp 6 Miliar dari Pemkab, maka dana yang kita punya ada Rp 21 Miliaran. Sisanya ini yang akan dibackup Pemprov,” kata Al Fajri.#udi
Baca Juga:  Jaringan Telkomsel Siap Sambut Lebaran
Komentar Anda
Loading...